Operasi Keselamatan Pallawa 2024 Digelar 14 Hari, Ini Sasarannya
Sasaran operasi ini, tentunya orang, barang dan tempat. Untuk pelanggaran Lalu Lintas ada sembilan prioritas.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- Satuan Lalulintas (Satlantas) Polrestabes Makassar, secara serentak akan melaksanakan Operasi Keselamatan Pallawa 2024. Operasi Keselamatan ini akan digelar selama 14 hari kedepan.
Kasat Lantas Polrestabes Makassar, AKBP Dr Amin Toha menjelaskan, Operasi Keselamatan Pallawa 2024 ini, akan dilaksanakan selama 14 hari mulai 4 Maret hingga 17 Maret 2024 mendatang.
Sasaran operasi ini, tentunya orang, barang dan tempat. Untuk pelanggaran Lalu Lintas ada sembilan prioritas.
Baca Juga : Kapolda Sulsel Resmikan Gedung Parama Satwika dan Luncurkan Operasi Pamapta Polrestabes Makassar
Diantaranya pelanggaran melawan arus, tak menggunakan helm SNI, pelanggaran tidak menggunakan Safety Belt dan penggunaan telepon selular saat berkendara.
"Termasuk juga aksi Freestyle, knalpot tidak standar, berboncengan lebih dari dua dan pengendara di bawa umur serta muatan melebihi kapasitas atau ODOL, " jelas Amin Toha.
Mantan Kasat Lantas Polres Gowa ini menyebut, tujuan Operasi Keselamatan Pallawa 2024 ini tentunya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib berlalulintas. Kemudian untuk menekan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga : Mangkir Dinas Enam Bulan, Polisi di Makassar Dipecat Tidak Hormat
"Sekaligus ini juga persiapan untuk menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2024, " sebut Perwira Polri dua bunga ini.
Diakuinya, Operasi Keselamatan Pallawa ini pihaknya melibatkan 124 personel. Baik dari personel Satlantas Polrestabes Makassar sendiri, maupun Polsek jajaran.
"Untuk pelaksanaan operasi, kita ada Subsatgas preemtif yang saat ini melakukan imbauan-imbauan kepada masyarakat. Baik melalui media sosial, membagikan stiker, player, baliho, spanduk maupun kegiatan yang sifatnya edukasi, " ucapannya.
Baca Juga : Polrestabes Makassar Gagalkan Peredaran 13,3 Kg Sabu
"Namun untuk Subsatgas Gakkum, itu tetap menindak menggunakan ETLE. Baik ETLE Statis maupun Mobile. Kita tidak lakukan tilang manual, " sambungnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News