Rekayasa Jalan Sambut Tahun Baru, Polrestabes Menunggu Peta Titik Keramaian dari Pemkot Makassar
Dinas Perhubungan Kota Makassar mengatakan rekayasa jalan akan dikondisikan dengan melihat situasi.
PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kepala Seksi Pengoperasian Sarana Wakasat Lantas Polrestabes Makassar, AKP Samuel Tolongan mengatakan, pihaknya tengah menunggu peta titik keramaian dari Pemerintah Kota Makassar, guna membuat rekayasa jalan saat perayaan malam tahun baru 2023.
Samuel mengungkapkan rekayasa jalan baru bisa dilakukan pihaknya, jika sudah ada prediksi atau agenda khusus dari Pemkot Makassar terkait titik-titik keramaian di malam tahun baru.
"Dua tahun terakhir sebelum covid-19 malam pergantian tahun dilakukan di Anjungan Pantai Losari, kalau pindah di Centre Of Point Indonesia (CPI) itu tidak masalah," katanya belum lama ini.
Jika malam pergantian tahun bertempat di Anjungan Pantai Losari kemungkinan besar masyarakat akan menutupi jalan hingga ke Somba Opu.
Baca Juga : Kapolda Sulsel Resmikan Gedung Parama Satwika dan Luncurkan Operasi Pamapta Polrestabes Makassar
"Akan ditutup semua jalan yang ke Pantai Losari dan kami akan terapkan car free night," bebernya.
Terakhir, Samuel mengatakan tidak ada kendaraan yang diparkir di jalan pintu masuk ke Pantai Losari, sebab hal itu akan menyebabkan kendaraan tidak bisa bergerak.
"Tidak masalah terjadi perlambatan lalu lintas tetapi roda terus berputar," tutup Samuel.
Baca Juga : Mangkir Dinas Enam Bulan, Polisi di Makassar Dipecat Tidak Hormat
Sementara, Kepala Seksi Pengoperasian Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Makassar, Evi Yulia Suriani Siregar mengatakan, pihaknya bersama dengan Satlantas Polrestabes Makassar akan melakukan rekayasa jalan jika diperlukan.
"Kalau untuk rekayasa jalan pasti kami berkolaborasi dengan Polrestabes," ungkap Evi Yulia Suriani Siregar, beberapa waktu lalu.
Evi sapaannya mengatakan seperti arahan Wali Kota Makassar Danny Pomanto, rekayasa jalan akan dikondisikan dengan melihat situasi.
Baca Juga : Polrestabes Makassar Gagalkan Peredaran 13,3 Kg Sabu
"Kalau seandainya dampak dari kegiatan Nataru mengganggu arus lalu lintas mungkin akan dilakukan rekayasa, jadi dikondisikan saja" katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News