0%
Kamis, 04 Agustus 2022 07:34

Kisruh Smart Toilet di Makassar, Ekspektasi: Toilet Bandara, Realita: Toilet Umum

Penulis : Gita Oktaviola - Reza Rivaldi
Editor : Rasdiyanah
Penampakan plafon smart toilet di SMP 3 Makassar. Foto: portalmedia/Gita
Penampakan plafon smart toilet di SMP 3 Makassar. Foto: portalmedia/Gita

Kisruh penampakan smart toilet di sekolah-sekolah Kota Makassar menjadi booming. Ekspektasi awal, pihak Dinas Pendidikan Kota Makassar (2018), menyebut penampakan smart toilet akan seperti toilet bandara yang bersih dan selalu kering. Namun dari realita, penampakan toilet yang menelan anggaran Rp 19 miliar ini lebih seperti toilet umum.

"Kami hanya khawatir kalau mereka berdesak-desakan. Nanti ada yang keluar di jalan raya. Kami khawatir sama keselamatan siswa. Makanya di dalam sekolah kami bangun 2 wc lagi," lanjutnya.

Salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan pernyataan Rosdiana. Katanya, selama bersekolah di SMP 3 Makassar, ia tidak pernah menggunakan smart toilet.

"Tidak pernah ka' saya pakai toilet yang di depan kak, soalnya dilarang ki' keluar-keluar," ujarnya dengan dialek Makassar. 

Baca Juga : Kolaborasi Internasional Warnai F8, Danny Ingin Jadikan Festival Arena Permanen

 

Jauh dari Ekspektasi "Toilet Bandara"

Pengamatan dari luar, smart toilet ini tidak jauh beda dengan smart toilet yang sempat viral di SDN 1 Baraya Kota Makassar. Toilet di SMP 3 Makassar ini, dari depan terlihat masih utuh walaupun beberapa perkakas telah usang dan rusak.

Dari pantauan portalmedia.id saat mengunjungi tempat itu, bangunan yang berukuran sekitar 6x3 meter itu, dari luar terlihat rapi dengan baluran cat khas dari smart toilet, berwarna hijau.

Baca Juga : Penuhi Panggilan Kejaksaan Terkait Dugaan Penyimpangan Dana Cadangan PDAM Makassar, Danny: Saya Taat dan Patuh Hukum

Tampak depan, toilet ini terbagi menjadi dua ruangan, sebelah kiri wc khusus pria dan sebelah kanan khusus untuk perempuan.

Jika di awal, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Makassar, B Linda Deriyani (2018) mengatakan konsep smart toilet tersebut ada semacam perjanjian pemeliharaan kepada pihak sekolah penerima bantuan untuk bisa menjaga kebersihan toilet, namun kondisi toilet yang tak terawat dan kotor seperti kembali menggugurkan statemen Dinas Pendidikan tersebut.

Toilet yang menggelontorkan dana miliaran ini memang tak terawat. Plafon di setiap wc terlihat sudah rusak dan ambruk.

Baca Juga : Dugaan Korupsi Pengadaan Smart Toilet di Sangkarrang Segera Disidang

Menurut Madi Umar Bagian perlengkapan SMPN 3 Makassar kerusakan plafon karena hewan yang sering melompat di atas.

"Iye, rusak ini plafonnya karena kucing sering lompat ke atas. Biasa anaknya na simpan di atas sana," ujar Madi, dengan dialek Makassar, Rabu (2/8/2022).

Bukan cuma itu, lantai yang kotor dan kloset yang tidak terawat mengundang nyamuk untuk bersarang di sana. Cermin yang dipasang didalam juga tak terawat.

Baca Juga : Jelang Purnatugas, Danny Pomanto Ditemani Istri Pamit ke Ketua DPRD Makassar

Namun, menurut pengakuan Madi, toilet yang dibangun di SMP 3 Makassar itu punya cleaning servis. Biasanya kata dia, tukang bersih-bersih itu akan datang saat jam sekolah sudah berakhir.

"Ada ji memang yang ditugaskan untuk bersihkan ini toilet. Biasanya sore datang membersihkan," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer