0%
Jumat, 05 Agustus 2022 14:15

Gubernur Anies Baswedan Suka Ganti Nama Selama Menjabat, Ini Daftarnya

Editor : Azis Kuba
Gubernur Anies Baswedan Suka Ganti Nama Selama Menjabat, Ini Daftarnya
ist

Kebijakan mengganti nama Rumah Sakit menjadi Rumah Sehat bukan kali pertama dikeluarkan Gubernur Anies Baswedan.

PORTALMEDIA.ID -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menjadi sorotan setelah mengeluarkan kebijakan mengganti nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dengan istilah Rumah Sehat untuk Jakarta.

Kebijakan Anies itu memicu polemik dan mendapat tanggapan beragam dari banyak kalangan.

Ada yang mendukung, namun tak sedikit pula yang menghujat kebijakan yang dibuat eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Baca Juga : Berubah Jadi Parpol, Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan

Kebijakan mengganti nama ini bukan kali pertama dikeluarkan Gubernur Anies Baswedan.

Sejak dirinya menjabat sebagai orang nomor satu di ibu kota pada 2017 lalu, ada banyak serangkaian kebijakan pergantian nama yang dibuat Anies.

Pertama, Normalisasi menjadi Naturalisasi: Istilah "Naturalisasi" dimunculkan sejak awal Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta. Ia mengubah nama program normalisasi menjadi naturalisasi.

Baca Juga : Muda Bergerak Sulsel Ajak Pemuda Bersatu Menggerakkan Perubahan

Sedangkan normalisasi merupakan program unggulan pencegahan banjir di era Gubernur Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama.

Dua: Mengganti Program OK OCE dengan Jakpreneur: One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship (OK OCE) merupakan program unggulan Gubernur Anies Baswedan saat Sandiaga Uno menjadi wakilnya.

Program ini masih digaungkan Sandiaga saat ia maju sebagai calon wakil presiden berpasangan dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Baca Juga : Anies Kritik Presiden Tak Hadir di PBB: Indonesia Seperti Warga RT yang Tak Pernah Rapat

Namun program OK OCE ini tak bertahan lama. Gubernur Anies Baswedan kemudian mengganti nama program OK OCE menjadi Jakpreneur pada 2020 lalu.

Tiga, OK-Otrip Diganti Jadi Jak Lingko: Program OK-Otrip mendadak berganti nama jadi Jak Lingko usai Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengundurkan diri pada 2018 silam.

OK-Otrip atau Jak Lingko bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh moda transportasi umum di ibu kota.

Baca Juga : Musda Pertama Gerakan Rakyat Gowa Berjalan Sukses, Karim Alwie Pimpin DPD

Empat, mengganti 22 Nama Jalan dengan Tokoh Betawi: Beberapa bulan jelang lengser, Gubernur Anies Baswedan justru membuat kebijakan kontroversial dengan mengubah 22 nama jalan dengan tokoh Betawi.

Anies berdalih, pergantian nama dilakukan untuk menghargai dan menghormati para tokoh yang telah berjalan dalam perkembangan Jakarta hingga saat ini.


Lima, ganti RSUD dengan Istilah Rumah Sehat untuk Jakarta: Gubernur Anies Baswedan mengganti istilah RSUD dengan Rumah Sehat untuk Jakarta.

Baca Juga : Jelang Muktamar PPP, Nama Anies Baswedan dan Amran Sulaiman Paling Mencuat

Menurutnya perubahan nama ini dilakukan untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap rumah sakit.

Masyarakat selama ini dinilai hanya datang ke rumah sakit saat sedang tidak bugar.

Saat ini, Anies berharap masyarakat juga mendatangi rumah sakit saat dalam keadaan sehat.

"Jadi datang ke rumah sehat untuk menjadi sehat dan lebih sehat. Dari mulai melakukan medical check up sampai persoalan gizi, konsultasi, dan lain-lain," tutur Anies.

Kebijakan ini pun menuai polemik, bahkan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai Anies melanggaran UU No 4 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

Sebab, dalam aturan itu nama yang digunakan ialah rumah sakit bukan rumah sehat untuk Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar