PORTALMEDIA.ID,MAKASSAR- Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Makassar mengapresiasi pekerja seni kampus yang secara intens membuat Pentas Karya Mahasiswa Makassar (PKMM) yang sudah berjalan 9 tahun.
Kepala Dinas Disparekraf Makassar, Muhammad Roem mengatakan PKMM yang intens digelar pekerja seni kampus, dimana saat ini sudah menghimpun 70 lembaga kesenian di kampus-kampus di kota Makassar. Diketahui saat pertama dibentuk, Disparekraf Makassar ikut meresmikan PKMM.
"Sungguh luar biasa mempertahankan satu dekade dan ini tentu tidak gampang. Karena itu PKMM kita tawarkan kalender event Pemkot Makassar. Supaya PKMM yang sudah berjalan dampaknya semakin luas dan memberi kontribusi untuk meningkatkan industri kreatif, industri pariwisata dan dunia seni dan budaya." Ungkap Muhammad Roem.
Baca Juga : Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025
Roem juga menambahkan supporting ini bagi Dispar ikut menambah kalender event pariwisata."Karena itu kami ingin menantang teman-teman di PKMM untuk tahun depannya berkolaborasi sesuai dengan fungsi pemerintah sebagai fasilitator dan regulator," pungkas Roem.
PKMM yang sudah berjalan 9 tahun dan berjalan menuju satu dekade kembali dibuka Disparekraf Kota Makassar, Jumat pagi, 5 Agustus 2022 di Anjungan Toraja Mandar.
Launching yang bertajuk "Road to Pentas Karya Mahasiswa Makassar (PMM) X Bersama Dinas Pariwisata Makassar" menjadi rangkaian pembuka Festival Seni Pertunjukan Dispar Makassar di Anjungan Toraja Mandar.
Baca Juga : Kota Makassar Lolos 4 Besar Seleksi Nasional Jejaring Kota Kreatif UNESCO 2025
Selain peresmian event dari kolaborasi 70 lembaga seni di kampus-kampus se- kota Makassar itu juga digelar penyerahan bibit pohon Ketapang untuk ditanam di area anjungan Losari. Event ini menurut Jery selaku stering commite mengaku kendala teknis menyebabkan pelaksanaan kegiatan diundur hingga ke bulan September.
"Dengan dimulainya pihak pemerintah dalam hal ini dinas Pariwisata Kota Makassar mau bersinergi dengan kegiatan pekerja seni kampus ini kami berharap kendala-kendala akan lebih mudah teratasi," ungkap Jery bersama para pekerja seni lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News