0%
Jumat, 02 Februari 2024 13:37

Khawatir Diberi Angka Nol, Prabowo Was-was Jelang Debat Kelima

Editor : Agung
Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto saat tiba di lokasi Silaturahmi dan temu ribuan relawan Prabowo-Gibran di GOR Sudiang.
Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto saat tiba di lokasi Silaturahmi dan temu ribuan relawan Prabowo-Gibran di GOR Sudiang.

Diketahui, pada debat kedua, calon presiden (capres) Nomor Urut 1 Anies Rasyid Baswedan memberikan angka rendah untuk kinerja Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto mengaku was-was menghadapai debat kelima pada Minggu (04/02/2024).

Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut khawatir diberikan angka nol di debat terakhir yang akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Hal itu diutarakan Prabowo kala menghadiri silaturahmi dan temu relawan Prabowo-Gibran se Sulsel di Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Jumat (02/02/2024).

Baca Juga : Berubah Jadi Parpol, Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan

"Aku was-was menghadapi debat tanggal 4, kalau hari itu dikasih nilai 11, tidak tahu hari ini dikasih nilai berapa, mungkin nol," sebut Prabowo Subianto.

Meski begitu, Prabowo mengaku mudah untuk menjawab ketika nantinya berikan angka nol.

"Tapi gampang jawabannya, sorry ye, memang gue pikirin, emangnya loh siapa?," ujarnya di tengah kegemuruhan puluhan ribu relawan.

Baca Juga : Muda Bergerak Sulsel Ajak Pemuda Bersatu Menggerakkan Perubahan

Diketahui, pada debat kedua, calon presiden (capres) Nomor Urut 1 Anies Rasyid Baswedan memberikan angka rendah untuk kinerja Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto.

Anies menyampaikan, kinerja Kemenhan tak optimal karena banyak kebijakan yang dianggapnya belum memihak pada prajurit TNI, misanya pemberian tunjangan dan pembelian alutsista bekas.

“Karena itu, menurut saya, skornya justru di bawah 5, Mas Ganjar, kalau 5 itu ketinggian,” ucap Anies dalam debat capres kedua di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Baca Juga : Situasi Dalam Negeri Memanas, Prabowo Batalkan ke China

Sebelumnya, calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo memberikan angka 5 untuk kinerja Kemenhan yang dipimpin Prabowo.

"Sudah saya siapkan data satu per satu. Namun demikian, Mas Anies tentu saja ada yang ingin saya sampaikan. Dari apa yang tadi sudah saya utarakan, ketika kita ingin membangun sistem pertahanan kita, maka dalam perencanaan kita tidak boleh gonta ganti, kita mesti ajeg, mesti konsisten,” ungkap Ganjar.

Lantas, Ganjar meminta Anies untuk memberikan ketegasan, berapa nilai untuk kinerja Kemenhan.“Mas Anies enggak usah takut, disebut saja angkanya berapa gitu loh. Kayak saya gitu loh, jangan di bawah lima, sebut saja berapa?” tanya Ganjar.

Baca Juga : Anies Kritik Presiden Tak Hadir di PBB: Indonesia Seperti Warga RT yang Tak Pernah Rapat

Anies kemudian menjelaskan bahwa kesejahteraan prajurit TNI lebih baik di era kepemimpinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketimbang kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Sebab, saat itu kenaikan gaji prajurit TNI terjadi sembilan kali. “(Skor Kemenhan) 11 Mas, dari 100,” jawab Anies.

Lalu, sembari bercanda, Ganjar mengatakan bahwa Anies menunjukkan sikap yang berani.

Baca Juga : Musda Pertama Gerakan Rakyat Gowa Berjalan Sukses, Karim Alwie Pimpin DPD

“Ini sedikit ngajarin kendhel (berani) Mas Anies, biar berani,” imbuh Ganjar.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer