PORTALMEDIA.ID - Presiden Amerika Serikat Joe Biden protes ke Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Palestina.
"Kepada pemimpin Israel, saya mengatakan ini: bantuan kemanusiaan tak bisa menjadi pertimbangan sekunder atau tawar-menawar," kata Biden saat pidato kenegaraan, dikutip Jumat (8/3/2024).
Dia juga mendesak pemerintah Israel harus mengizinkan lebih banyak bantuan masuk ke Gaza.
Baca Juga : Donald Trump Pastikan Kebijakan AS Menentang Aneksasi Wilayah Tepi Barat
Selain itu, Biden meminta pekerja kemanusiaan tak terjebak dalam baku tembak.
"Melindungi dan menyelamatkan nyawa tak berdosa harus menjadi prioritas kita saat berbicara masa depan," ungkap dia, dikutip Al Jazeera.
Pasukan Israel berulang kali menembaki staf bantuan kemanusiaan atau ambulans yang membawa pasien luka. Mereka mengklaim ambulans itu dioperasikan anggota Hamas.
Baca Juga : IOC Hentikan Komunikasi dengan KOI usai Indonesia Tolak Visa Atlet Israel
Saat berpidato, Biden juga mengumumkan pembangunan dermaga baru di garis pantai Gaza. Dengan proyek ini, jumlah bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza akan bertambah.
Sebelumnya, Gedung Putih juga jengkel ke pemerintahan Netanyahu karena mereka memblokir bantuan kemanusiaan dari AS untuk Gaza.
AS mengirim bantuan berupa tepung dalam jumlah besar melalui Pelabuhan Ashdod. Namun, pengiriman ini tertahan selama lebih dari satu bulan atas perintah Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich.
Baca Juga : Gencatan Senjata di Gaza Dilanggar, Korban Sipil Palestina Terus Bertambah
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Matthew Miller mengatakan AS telah menyampaikan keluhan ke pemerintahan Netanyahu soal pencegahan bantuan.
Menurut dia tindakan para pejabat Israel menghambat penyaluran bantuan dan harus segera diakhiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News