PORTALMEDIA.ID, BADUNG - Kemenangan besar pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tergambar jelas bagi Partai Golkar.

Karena itulah, fokus partai beringin kini mulai dialihkan untuk meraih kesuksesan yang sama pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.
Tak tanggung-tanggung, Golkar telah menyiapkan lebih dari seribu kader terbaik untuk bertarung pada kontestasi yang dijadwalkan digelar KPU pada November 2024 itu.
Baca Juga : Idrus Marham Bela Bahlil dari Serangan Media Sosial: Ini Paradoks Demokrasi
“Golkar sudah mempersiapkan 1.040 calon kepala daerah, di mana seluruhnya sudah diberikan penugasan dan akan segera dilakukan evaluasi,” kata Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dalam acara syukuran bersama jajaran DPP dan DPD di Kabupaten Badung, Bali, dilansir dari RMOL, Sabtu (16/03/2024).
Airlangga menambahkan, untuk menuju kemenangan Pilkada 2024, harus segera dilakukan evaluasi terhadap capaian pemilihan legislatif.
Berdasarkan hasil hitung sementara KPU pada Pileg 2024 suara Golkar tampak mengalami peningkatan 20 persen.
Baca Juga : Idrus Marham Tegaskan Isu Munaslub Golkar Bukan dari Istana, Puji Soliditas di Bawah Bahlil
Sejauh ini tercatat sudah 102 kursi DPR RI yang diamankan. Bahkan masih ada 2-4 kursi yang potensial diraih namun belum disahkan KPU.
Tak hanya itu, Golkar juga mengklaim kemenangan di 15 dari 38 provinsi se-Indonesia pada Pemilu 2024. Di antaranya di Jawa Barat dan Banten.
Sementara itu, Waketum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia menambahkan, partai anggota koalisi pada Pemilu 2024 harus dirawat. Sebab tidak di setiap provinsi atau kabupaten/kota Golkar mampu mengajukan calon tanpa berkoalisi dengan partai lain sebagai syarat pencalonan.
Baca Juga : Golkar Tegaskan Tak Ada Munaslub Ganti Bahli Jadi Ketum
Di sisi lain, terkait hasil Pileg 2024, Airlangga menyebut akan menggelar pelatihan santiaji, atau program pembinaan bagi calon anggota legislatif terpilih. Pelatihan tersebut akan digelar oleh Golkar Institute dengan target hingga tingkat bawah di provinsi maupun kabupaten/kota. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
