PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Merespon tindakan kejam Israel terhadap Palestina yang tidak kunjung berujung, Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) menggelar Aksi Bela Palestina dan Kutuk Israel, Selasa (7/5/2024).
Aksi ini digelar serentak oleh sebanyak 172 Kampus Muhammadiyah di Indonesia, salah satunya di depan Kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Jalan Sultan Alauddin, yang diikuti sejumlah civitas akademik.
Rektor Unismuh Makassar, Prof Ambo Asse yang ikut dalam aksi damai itu mengecam perbuatan Israel terhadap Palestina yang sudah sangat melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).
Baca Juga : Donald Trump Pastikan Kebijakan AS Menentang Aneksasi Wilayah Tepi Barat
Oleh karenanya dia berharap melalui 10 pernyataan sikap aksi Forum Rektor PTMA yang dibacakan oleh Syamsuriadi, Wakil Dekan IV Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Unismuh Makassar dapat didengar dan terealisasi.
"Karena jelas dalam pembukaan UUD 1945 disebutkan, kemerdekaan ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Sehingga tidak benar apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina sekarang ini," tegasnya.
Disebutkan Sejak 7 Oktober 2023 hingga saat ini, agresi dan serangan militer Israel terhadap warga Palestina merupakan serangan yang paling keji, biadab, dan brutal dalam sejarah konflik Israel dan Palestina. Hal ini tidak lepas dari misi Zionis Israel untuk menguasai tanah Palestina.
Baca Juga : IOC Hentikan Komunikasi dengan KOI usai Indonesia Tolak Visa Atlet Israel
Mereka meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memaksa dan memfasilitasi perundingan dan gencatan senjata Israel dan Palestina. Dan endukung Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) mengadili Benjamin Netanyahu dan tokoh-tokoh Israel lainnya yang terlibat dalam genosida.
Aksi ini juga turut mengapresiasi konsistensi dan keberanian Menteri Luar Negeri RI dalam berbagai forum dunia untuk terus membela dan memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News