PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Seorang mahasiswa baru (maba) Universitas Hasanuddin (Unhas) dari Fakultas Hukum menjadi viral usai videonya tersebar saat Ia dikeluarkan dalam sebuah forum setelah mengaku non biner.
Karena video ini, Unhas kembali menjadi perhatian. Kejadian ini diketahui terjadi saat Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Hukum Unhas.
Kronologi kejadiannya bermula saat maba yang diketahui bernama M. Nabil Arif Adhitya ditanya mengenai jenis kelaminnya, dan tak bisa menentukan status gendernya. Ia mengaku jenis kelaminnya netral.
Baca Juga : Penataan PKL Berbasis Solusi, Wali Kota Appi Siapkan Relokasi, KUR, hingga Pembinaan UMKM
Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik itu awalnya menunjukkan beberapa potongan status media sosial diduga status mahasiswa yang dikeluarkan. Sementara di akhir video terdapat dialog antara salah satu mahasiswa berkacamata dan berpenampilan seperti laki-laki pada umumnya diapit oleh dua dosen Unhas.
Salah seorang dosen perempuan diduga bertanya kepada maba tersebut soal status jenis kelaminnya di KTP. Sebab di video tersebut tiba-tiba muncul dialog yang mengarahkan maba tersebut untuk menentukan jenis kelaminnya.
"Kau juga yang pertama dikasih keluar karena undang-undang tidak ada status laki-laki dan perempuan, harus ada pilihan. Di KTP mu apa, di KTP mu?," kata dosen perempuan itu bertanya dengan dialek khas Makassar.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Jamu Peserta Simposium Internasional Kelautan dan Perikanan lewat Gala Dinner
Setelah itu, seorang dosen laki-laki yang diketahui menjabat sebagai Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Hukum Unhas, Hasrul menyambung pertanyaan dosen perempuan, mempertanyakan jenis kelamin maba tersebut di KTP-nya.
"Di KTP mu apa? Laki-laki toh? Di Kartu mahasiswa laki-laki atau perempuan?," tanya Hasrul.
"laki-laki," jawab Nabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

