0%
Selasa, 06 Agustus 2024 20:54

Head to Head Sudirman-Fatma Vs Danny-Azhar di Pilgub Sulsel

Editor : Alif
Head to Head Sudirman-Fatma Vs Danny-Azhar di Pilgub Sulsel
ist

Pengamat politik UIN Alauddin Makassar Prof Firdaus Muhammad mengatakan kemunculan pasangan DIA menjadi penentu pupusnya wacana kotak kosong di Pilgub Sulsel.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kontestan pada Pemilihan Gubernur Sulsel mulai mengerucut, sejauh ini sudah tercatat dua kandidat yang menguat yakni Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi dengan diusung NasDem, Demokrat serta PSI.

Kedua adalah Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad, pasangan dengan tagline "DIA Baik Untuk Semua" itu telah mengamankan rekomendasi PKB, lalu surat tugas dari PDIP dan PPP.

Lalu, seperti apa kekuatan dua Paslon tersebut bila head to head di Pilgub Sulsel?

Baca Juga : Dari Lawan Jadi Kawan, PDIP Siap Kritisi dan Dukung Kebijakan Gubernur Sulsel

Pengamat politik UIN Alauddin Makassar Prof Firdaus Muhammad mengatakan kemunculan pasangan DIA menjadi penentu pupusnya wacana kotak kosong di Pilgub Sulsel.

"Pertama soal kotak kosong yang diwacanakan selama ini, dengan munculnya pasangan ini (DIA) artinya menjadi poros baru, sehingga wacana kotak kosong tentu saja dianulir oleh pasangan ini. Kedua, pasangan ini rasional dari jumlah kursi kan PDIP, PPP dan PKB, tidak ada yang paling tinggi kursinya, tetapi sudah lebih untuk mengusung," jelas Firdaus.

Eks Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar itu menyampaikan bahwa ketokohan Danny di Makassar tentu sangat kuat, apalagi dia menjabat Wali Kota Makassar dua periode hingga saat ini.

Baca Juga : Menang Telak di Toraja, Danny: Perjuangan Ini Akan Saya Kenang Selamanya

"Apalagi pak Danny sudah menyebarkan APK ke daerah-daerah, yang mengagetkan adalah Azhar yang Pilcaleg lalu kan sekarang anggota DPRD Sulsel, kemudian maju lagi tidak terpilih, kemudian maju di Makassar tiba-tiba dapat tawaran manjadi 02, tapi saya kira pak Ashar itu, selain pemimpin partai juga dia secara geopolitik dia juga bisa menguntungkan pak Danny, karena punya geopolitik yang beda," jelasnya.

Firdaus melanjutkan bahwa kekuatan Danny tidak hanya terpusat di Makassar, tetapi juga kekuatan geo politik partai pengusung baik itu PDIP, PPP maupun PKB yang memiliki basis masing-masing di daerah.

Sementara pasangan Sudirman-Fatma atau Andalan Hati kata Firdaus, tak boleh dipandang sebelah mata dengan ketokohan Amran Sulaiman serta Rusdi Masse yang bakal menjadi king maker.

Baca Juga : Jelang Sidang Perdana di MK, DIA Ajak Masyarakat Doakan Proses Hukum Berjalan Lancar

"Itu juga tidak bisa diabaikan, ASS itu petahana, lalu kemudian Fatmawati kekuatan partainya NasDem sebagai pemenang, dan itu sangat kuat, kemudian ditambah finansial, ketokohan RMS dan Amran diperhitungkan secara politik," tuturnya.

Sekadar diketahui, DIA telah menggelar konsolidasi awal bersama partai koalisinya di DP Hall Jalan Amirullah, Makassar, pada Minggu (4/8/2024) malam.

Sementara pasangan Andalan Hati masih berupaya mendapatkan tambahan partai politik pengusung, beredar kabar paket ini akan diusung PAN, Gerindra, PKS dan Golkar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar