0%
Kamis, 25 Agustus 2022 23:57

Kenali Penyebab Beruntusan di Wajah, Tidak Melulu karena Jerawat

Editor : Rasdiyanah
ilustrasi. Foto: istock
ilustrasi. Foto: istock

Beruntusan sering kali menganggu penampilan wajah, apalagi jika disertai dengan rasa gatal. Namun, untuk menghilangkan beruntusan, harus dikenali dari apa penyebabnya. Penyebabnya pun ternyata tidak melulu dari jerawat.

PORTALMEDIA.ID - Bagi sebagian orang, munculnya bintik-bintik kecil atau yang lebih dikenal dengan sebutan beruntusan bisa jadi hal yang begitu mengganggu. Penyebabnya pun ternyata beragam dan beberapa orang sering mengasosiasikan beruntusan di wajah dengan jerawat. 

Beruntusan pun bukan sebuah hal yang tidak bisa sembuh, masih terdapat banyak cara untuk membantu menghilangkannya. Hal ini juga akan bergantung pada penyebab utama dari munculnya beruntusan tersebut.

Beruntusan juga dapat muncul dengan warna dan tekstur yang berbeda. Dari segi warna, beruntusan bisa didasari oleh warna putih atau merah, sedangkan teksturnya bisa lunak maupun keras.

Baca Juga : 4 Tanaman yang Populer dan Sering Dipakai untuk Kesehatan Kulit

Menurut penulis di bidang kesehatan dan edukasi medis, Amanda Barrell, yang dikutip portalmedia dari liputan6, beruntusan dapat muncul pada area jidat atau dahi. Namun, beruntusan juga mungkin untuk muncul pada area tubuh lainnya.

"Pada beberapa orang, beruntusan mungkin terasa gatal, memberikan sensasi terbakar, dan menjadi sakit," ujar Amanda mengutip Medical News Today. 

Lalu apa sajakah penyebabnya? Berikut di antaranya.

1. Milia

Milia dikenal sebagai bintik-bintik susu, yang mana merupakan benjolan kecil yang berbentuk seperti jerawat. Milia dapat muncul karena sel-sel kulit mati menumpuk di bawah kulit.

Biasanya, milia cenderung berkembang pada area wajah yakni di sekitar mata. Namun, milia juga bisa muncul pada area jidat.

2. Jerawat

Jerawat tentunya dapat menyebabkan munculnya beruntusan dan benjolan di mana saja dalam tubuh manusia, termasuk jidat. Jerawat muncul akibat adanya sel-sel kulit mati yang bercampur dengan minyak alami kulit dan menyumbat pori-pori.

Beruntusan pada jerawat biasanya akan terlihat seperti komedo putih kecil, komedo hitam, atau benjolan yang lebih besar. Jerawat juga dapat muncul hanya lewat beberapa tonjolan, namun juga dapat berkelompok.

3. Folikulitis

Folikulitis merupakan infeksi kulit yang terjadi ketika folikel rambut yang rusak memungkinkan bakteri masuk ke dalam kulit. Seseorang kemudian dapat mengembangkan infeksi di sebagian besar area kulit, termasuk pada jidat mereka, dan memunculkan beruntusan.

Beruntusan tersebut biasanya akan terlihat seperti jerawat dan mungkin memiliki lingkaran merah di sekitarnya. Beruntusan yang diakibatkan oleh folikulitis mungkin juga akan memberikan rasa gatal dengan tekstur yang lunak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar