4. Dermatitis Kontak
Penyebab selanjutnya dibalik beruntusan adalah dermatitis kontak. Dermatitis kontak terjadi ketika kulit bersentuhan dengan zat yang mengiritasi. Zat ini dapat merusak sel-sel kulit atau memicu reaksi alergi.
Kondisi ini dapat menyebabkan kulit menjadi merah atau bengkak, sementara benjolan kecil dan bintik-bintik merah seperti beruntusan juga mungkin muncul. Bintik-bintik ini bisa terbakar atau gatal.
Baca Juga : 4 Tanaman yang Populer dan Sering Dipakai untuk Kesehatan Kulit
Jenis produk perawatan kulit tertentu dapat menjadi penyebab umum dermatitis kontak pada wajah. Obat-obatan yang dioleskan langsung ke kulit juga bisa memicu reaksi.
Gejala Tidak Nyaman
Biasanya berbagai bentuk beruntusan pada wajah termasuk milia, jerawat, dan folikulitis dapat hilang tanpa adanya pengobatan khusus. Namun, gejalanya dapat menimbulkan ketidaknyamanan termasuk pada dermatitis kontak.
Sehingga jika Anda mengalami gejala yang sangat mengganggu, penting untuk segera memeriksakan kondisinya pada tenaga profesional. Pertimbangkan ke dokter, jika terjadi:
- pembengkakan pada wajah, tenggorokan, lidah, bibir, atau mata
- kesulitan bernapas atau menelan
- ruam atau gatal-gatal
- pusing
- kebingungan
- kelelahan atau kelelahan ekstrim
- sakit kepala
- gangguan pendengaran
- berdengung atau berdenging di telinga
- pernapasan yang berubah jadi cepat
- mual atau muntah
- diare
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News