PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR- Nasib nahas dialami seorang pengemudi ojek online (Ojol) bernama Nuralim (24), di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dia jadi korban penganiayaan sejumlah pemuda hingga ditusuk senjata tajam dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit (RS).
Peristiwa itu dialami Nuralim saat baru saja mengantar penumpangnya di kawasan Jalan Hertasning, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulsel, pada Jumat (10/1/2025) pagi.
Baca Juga : Tujuh Anggota Brimob Ditetapkan Langgar Etik dalam Kasus Tewasnya Driver Ojol Affan Kurniawan
"Kejadian sekitar pukul 04:10 Wita, pagi. Korban ini melintas usai mengantar penumpang," kata Kapolsek Rappocini AKP Mustari Alam kepada wartawan, Jumat.
Mustari mengungkapkan, saat di jalan yang sepi tersebut korban bertemu oleh beberapa pelaku berboncengan empat dengan sepeda motor. "Korban sempat tegur pelaku, katanya kenapa diikuti terus," ungkap Mustari.
Diduga, berkendara ugal-ugalan beberapa pelaku lantas menabrak sebuah mobil yang terparkir di pinggiran jalan. Di situ, para pelaku langsung mengejar korban.
Baca Juga : Pengamat Ragukan Militansi Petani dan Driver Ojol Ikut Nyaleg
"Para pelaku terjatuh, merasa emosi dan langsung menghadang korban dan melakukan penganiayaan secara bersama-sama hingga korban terjatuh," ucap Mustari.
Korban juga ditusuk dengan sebilah senjata tajam jenis badik oleh para pelaku. Tak hanya itu, handphone milik korban juga dibawa kabur oleh para pelaku.
"Kita bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku, total yang diamankan ada delapan orang yang diduga terlibat," beber dia.
Baca Juga : Partai Buruh Rangkul Petani dan Driver Ojol Nyaleg
Para pelaku yang diamankan itu rata-rata masih remaja, masing-masing berinisial FD, AS, ZA, MR, MI, AA, RF, dan CA.
"Sementara melakukan pengembangan dan pemeriksaan saksi-saksi di TKP saat terjadi penganiayaan. Untuk sementara kita menyita satu motor dan badik," tutup Mustari.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News