PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Hingga saat ini bentrokan antara mahasiswa dan warga di depan Universitas Negeri Makassar (UNM), Jalan AP Pettarani, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, masih berlangsung. Jumat (21/2/2025).
Saat ini pihak kepolisian juga sudah berada di lokasi, aparat nampak mencoba mengimbau warga agar mundur menjauh dari lokasi bentrokan.
"Warga mundur dulu, kami disini mau mengamankan agar situasi aman," kata salah satu aparat kepolisian dengan pengeras suara.
Baca Juga : Sempat Kabur ke Semak-semak, Pelaku Perampokan Akhirnya Ditangkap Polisi
Keberadaan polisi sempat di respon oleh mahasiswa, polisi di lempar batu dan bom molotov oleh mahasiswa. Polisi pun membalas dengan menembakkan gas air mata.
Hingga saat situasi mencekam masih menyelimuti sekitar Jalan AP Pettarani. Mahasiswa masih bertahan di dalam kampus, sambil terus melempar batu ke arah kerumunan warga dan polisi.
Diketahui, gelombang unjuk rasa mahasiswa terjadi usai Presiden Prabowo Subianto menargetkan bakal melakukan efisiensi anggaran di berbagai sektor kementerian.
Baca Juga : Pura-pura Belanja, Dua Emak-emak Gasak Dua Lusin Pakaian di Butik Makassar
Gelombang unjuk rasa terjadi, lantaran efisiensi anggaran juga digadang-gadang bakal dilakukan di sektor kesehatan dan pendidikan. Hal itu lah dijadikan mahasiswa sebagai program yang tidak pro terhadap rakyat.
Diketahui, Prabowo menargetkan efisiensi anggaran hingga 44 miliar dollar AS atau setara Rp 750 triliun pada tahun pertama kepemimpinannya untuk membiayai Makan Bergizi Gratis dan "menyuntik" BPI Danantara.
Dalam kebijakan itu, pemerintah diharapkan agar kebijakan efisiensi memberi dampak maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News