PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April tiap tahunnya, sebuah survei terbatas yang dilakukan StatsMe menunjukkan bahwa Generasi Z (Gen Z) masih mengenal sosok RA Kartini dan kontribusinya terhadap emansipasi perempuan. (kiprahnya)
Survei ini melibatkan 109 responden yang tersebar di Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi, dengan 80 persen responden berasal daru Jawa Timur.
Direktur StatsMe Lussi Agustin menyampaikan survei yang berlangsung pada 9-15 April 2025 ini meneliti beragam aspek, termasuk peran perempuan dalam pendidikan dan partisipasi perempuan dalam dunia kerja.
Lussi menambahkan bahwa hingga saat ini, RA Kartini masih identik dengan emansipasi. "Makna emansipasi saat ini sudah bergeser menjadi lebih luas. Tidak hanya tentang kesetaraan akses di dunia pendidikan," ujarnya.
Hasil survei menunjukkan sebanyak 58 persen responden mengaitkan emansipasi dengan konsep kesetaraan gender.
Sementara, 18 persen responden lainnya menilai emansipasi sebagai kebebasan dan kemandirian perempuan untuk menentukan jalan hidupnya sendiri, baik dalam memilih pendidikan, karier, maupun peran dalam keluarga dan masyarakat.
Sebanyak 24 persen responden beranggapan, emansipasi erat kaitannya dengan perjuangan perempuan yang sejalan dengan perjuangan RA Kartini.
Temuan ini menunjukkan bahwa perjuangan RA Kartini mengalami pergeseran makna seiring berjalannya waktu.
Jika dulu emansipasi identik dengan perjuangan untuk kesetaraan akses pendidikan, kini maknanya meluas mencakup perjuangan untuk mengaktualisasikan diri, mendapatkan partisipasi yang setara, hingga kebebasan menentukan arah hidup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News