0%
Sabtu, 09 Agustus 2025 20:03

Empat Pemuda Dibekuk Polisi Usai Serang Santri di Maros, Diduga Dipicu Aksi Balas Dendam

Editor : Agung
INT
INT

Aksi penyerangan diduga dipicu aksi balas dendam setelah salah satu rekan pelaku dipukul oleh santri ponpes.

PORTALMEDIA.ID, MAROS – Polisi meringkus empat pemuda yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap sejumlah santri di sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Aksi brutal tersebut diduga dipicu aksi balas dendam setelah salah satu rekan pelaku dipukul oleh santri ponpes.

Empat pelaku yang diamankan masing-masing berinisial AD (20), SA (22), SU (24), dan MI (20). Mereka diringkus pada Kamis (7/8/2025) sekitar pukul 20.45 Wita.

Baca Juga : Aksi Penyerangan Kelompok Pemuda Menggunakan Busur Kembali Marak

“Sudah diamankan, kalau tidak salah lebih dari satu orang,” kata Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Ridwan, Sabtu (9/8/2025).

Ridwan menjelaskan, kasus ini berawal dari kesalahpahaman antar remaja. Para pelaku tidak berada dalam pengaruh minuman keras saat kejadian, namun terdorong untuk membalas dendam.

“Ini murni salah paham. Karena teman mereka dipukul, mereka kemudian membalas,” ujarnya.

Baca Juga : Usai Serang Warga dengan Anak Panah, Tujuh Pemuda di Makassar Ditangkap

Akibat penyerangan tersebut, delapan santri mengalami luka di bagian wajah. Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 80 ayat (1) jo 76C UU RI Nomor 23 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, subsider Pasal 170 ayat (1) KUHPidana.

Sebelumnya, peristiwa ini terjadi pada Rabu (30/6/2025) sekitar pukul 01.00 Wita di Masjid ponpes yang berlokasi di Kecamatan Maros Baru.

Saat para santri tengah beristirahat, sekelompok warga lokal masuk dan memukul mereka secara bergantian.

Baca Juga : Aktifitas UMI Makassar Kembali Normal Pasca Diserang OTK Bersenjata Tajam

Pengawas Ponpes, Andi Ilham Lahiya, menduga pelaku merupakan warga sekitar yang kerap nongkrong di luar ponpes sambil menenggak minuman keras tradisional jenis ballo.

“Menurut laporan santri, para pelaku beberapa kali terlihat kumpul di luar ponpes sambil pesta ballo. Kemungkinan mereka masuk ke lingkungan ponpes dalam pengaruh ballo dan menyerang santri,” jelas Ilham.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar