0%
Jumat, 16 September 2022 08:10

Jalan Panjang Demo BBM: Pemerintah tak Tergubris, Rakyat yang Kena Imbas

Penulis : Tim Portalmedia
Editor : Rasdiyanah
Salah satu aksi demonstrasi penolakan kenaikan BBM di Makassar. Foto: portalmedia: Reza
Salah satu aksi demonstrasi penolakan kenaikan BBM di Makassar. Foto: portalmedia: Reza

Sejak keputusan pemerintah menaikkan harga BBM, aksi demonstrasi mahasiswa masih terus berlangsung. Meski sempat rehat selama beberapa hari, aksi kemudian berlanjut kembali. Ini seolah menandakan jalan panjang aksi protes BBM yang terus belanjut, bahkan meski pemerintah hampir tak tergubris sama sekali. Justru yang kena imbas langsung adalah rakyat atau masyarakat sendiri.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Sejak awal keputusan pemerintah menaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Sabtu (3/9/2022), aksi demonstrasi sebagai bentuk protes mahasiswa akan kebijakan ini terus berlanjut. Bahkan setelah rehat selama beberapa hari, mahasiswa kembali turun ke jalan pada Kamis (15/9/2022) kemarin.

Hal ini seolah melanjutkan jalan panjang protes mahasiswa akan keputusan kenaikan BBM, meskipun dari sekian banyaknya bentuk protes mulai dari aksi damai, bakar ban, kemacetan panjang, suara serak yang hampir habis karena meneriakkan tuntutan, berpanas-panas, kehujananan, hingga saling lempar dengan warga dan polisi, segala bentuk aksi ini bahkan belum membuahkan hasil. Pemerintah hampir-hampir tak tergubris sama sekali, justru yang kena imbas malah rakyat. 

Hal ini diungkapkan oleh Pengamat Ekonomi Anas Anwar Makkatutu. Ia mengatakan gerakan mahasiswa untuk menurunkan harga BBM justru memberikan dampak ekonomi bagi penguna jalan.

Baca Juga : Stok BBM SPBU Swasta Mulai Langka, Operasional Shell di Bekasi Lumpuh Total

Apalagi kata Anwar jika dilakukan blokade jalan di beberapa titik aksi di Makassar. Itu sama saja membuat masyarakat kecil terdampak ekonominya karena tak bisa bekerja.

"Itu kalau sampai mahasiswa blok jalan itukan berarti tidak terjadi pergerakan ekonomi. Justru merugikan masyarakat terlepas dari demonya yah," ujar Anwar sapaan akrabnya, kepada portalmedia. 

Anwar menuturkan, jika melihat dari kejadian sebelumnya, aksi demo di Makassar pasti selalu mengganggu kendaraan umum. Padahal mereka membawa nama masyarakat.

Baca Juga : 189 Orang Lolos Seleksi Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah, Dibekali Pengetahuan Psikologi Hingga Komunikasi Massa

" Pengguna jalan itu akan terganggu kalau demo seperti itu, memblokade jalan. Kendaraan umum terganggu, pendapatannya berkurang dan barang -barang juga distribusinya terganggu," ujarnya.

Untuk itu, lanjut Anwar, apapun alasannya silahkan demo selagi tidak mengganggu aktivitas ekonomi warga. Sebab, jika aktivitas ekonomi terganggu, terlalu banyak orang yang akan menderita.

"Walaupun sebenarnya di sisi lain masyarakat berterima kasih telah dibantu meyuarakan aspirasinya. Tapi kalau meyuarakan kemudian menyengsarakan masyarakat kan susah juga. Misalnya kemarin ada yang sampai orang sakit tidak bisa ditolong, orang yang pergi bekerja harus telat, orang yang mengantar barang terganggu dan akhirnya kost pada saat itu juga terganggu, jadi ini berdampak panjang justru ke rakyat," jelasnya.

Tidak akan Merubah Apa pun 

Baca Juga : Pengabdian Eskalasi Profit UMKM Melalui Improvisasi Sistem Pembukuan Double Entry dan Implementasi Laporan Keuangan Berdasarkan SAK EMKM

Anwar menyebutkan, aksi demo yang dilakukan mahasiswa tidak akan merubah apa pun karena gerakannya tidak massif.

"Aksi ini juga tidak akan mengubah kebijakan pemerintah karena kan kita sebenarnya sudah diwakili oleh anggota DPR. Tanpa perlu didesak oleh mahasiswa apalagi kalau kebijakannya dipusat baru demonya di Makassar. Tidak akan sampai," bebernya.

"Kecuali jika gerakan memang massif. Penilaian terhadap kebijakan pemerintah itu bisa saja ada hasilnya kalau yang begini. Itulah maksud saya hal-hal yang begini yang belum pasti berhasil tapi malah mengganggu aktivitas masyarakat," tutup Anwar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer