Deretan Aksi Penolakan Kenaikan BBM di Makassar
3 September
Ratusan mahasiswa menggelar aksi hingga malam hari, Ratusan mahasiswa ini menamakan diri sebagai aliansi Gerak Rakyat Intelektual Sulsel (Garis).
Baca Juga : Stok BBM SPBU Swasta Mulai Langka, Operasional Shell di Bekasi Lumpuh Total
5 September
- Mahasiswa memblokade SPBU dengan bentangan spanduk di Jl Urip Sumoharjo.
- Aksi demonstrasi berujung ricuh di depan kampus UNM Makassar, Jalan AP Pettarani. Aksi yang awalnya berjalan damai dari siang tersebut berlangsung hingga pukul 22:37 Wita, malam.
6 September
Ratusan mahasiswa UIN Makassar memblokade jalan dengan truk kontainer. Akibatnya arus lalu lintas pun macet parah, tepatnya di sekitaran depan Kampus UIN Alauddin.
7 September
- Aksi demonstrasi BBM yang digelar ratusan mahasiswa di depan Universitas Muslim Indonesia (UMI) berlangsung ricuh. Seorang pria yang diduga merupakan anggota intel kepolisian dikeroyok sejumlah peserta aksi, menjadi awal pemicu ricuhnya aksi.
- Mahasiswa yang mengamankan diri sebagai Aliansi Universitas Wira Bhakti menggelar aksi di Fly Over. Aksi sempat diwarnai saling dorong dengan aparat kepolisian.
8 September
- Ratusan mahasiswa Unhas menggelar aksi demonstrasi meski hujan turun dengan lebat. Aksi yang memblokade jalan perintis kemerdekaan ini membuat antrean panjang kendaraan yang mengular dari 2 arah sekaligus.
- Aksi unjuk rasa tolak kenaikan BBM berlangsung hingga malam, massa pilih pindah lokasi. Mahasiswa yang sebelumnya menduduki ruas Jalan Sultan Alauddin akhirnya mulai bergerak menuju pertigaan Jalan Sultan Alauddin-Jalan A P Pettarani.
9 September
- Aliansi berbagai organisasi kemahasiswaan di Kota Makassar yang menamakan dirinya Cipayung Plus melakukan aksi demonstrasi di depan Balaikota Makassar. Ratusan massa aksi mencoba untuk menerobos masuk ke dalam Balai Kota, bahkan massa aksi dan personel Polisi serta Satpol PP terlibat saling dorong.
- Warga pulau Kodingareng ikut menggelar aksi penolakan kenaikan BBM
15 September
Aksi demontrasi tolak kenaikan BBM berlangsung hingga malam hari di Jl Urip Sumoharjo Makassar. Aksi yang digelar sejak siang ini, diwarnai dengan aksi vandalisme, pelemparan mobil polisi, serta wartawan yang hampir dikeroyok oleh massa aksi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News