PORTALMEDIA.ID, MAKASSAAR -- Timnas Indonesia U-22 dipaksa mengakui keunggulan Mali U-23 dengan skor cukup telak 3-0 di Stadion Pakansari, Sabtu (15/11/2025) malam, dalam pertandingan uji coba.
Meski bermain di hadapan ribuan suporter, timnas U-23 mengalami kesulitan untuk meladeni permainan agresif Mali. Akibatnya, gawang Cahya Supriadi sudah kebobolan ketika laga memasuki menit ketiga melalui sundulan Sekou Doucoure memanfaatkan sepak pojok.
Timnas U-23 mulai keluar dari tekanan selepas laga berjalan 20 menit untuk menyamakan kedudukan. Namun skuad Garuda Muda justru kembali kebobolan pada menit ke-33 lewat aksi solo run Wilson Samake.
Baca Juga : Wajib Menang Besar atau Pulang
Pasukan Indra Sjafri memperbaiki performa mereka di babak kedua, tetapi penyelesaian akhir tidak berjalan mulus. Sebaliknya Mali memastikan kemenangan menjadi 3-0 lewat tendangan menyusur tanah Moulaye Haidara dari luar kotak penalti.
Pertandingan uji coba merupakan bagian dari persiapan menghadapi SEA Games 2025 yang berlangsung di Thailand pada akhir tahun ini. Indra Sjafri ditunjuk sebagai pelatih menggantikan Gerald Vanenburg, dan sudah melakukan pemusatan latihan (TC) dua kali.
TC pertama digelar pada Oktober lalu yang juga diisi dengan laga uji coba. Hasil malam ini memperpanjang catatan minor timnas U-22 pada pertandingan uji coba dalam satu bulan ini. Pada Oktober lalu, timnas U-22 hanya mendapatkan masing-masing satu imbang dan kekalahan saat menghadapi India.
Timnas U-23 masih mempunyai satu agenda uji coba lagi sebelum SEA Games digelar dengan menghadapi tim yang sama, Selasa (18/11) malam WIB, di Stadion Pakansari. Indra kemungkinan akan menjadikan partai ini sebagai penentuan skuad untuk dibawa ke Thailand.
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri mengungkap perasaan usai timnya kalah telak dari Mali U-23. Indra Sjafri mengaku tidak puas dengan hasil ini, meski ada beberapa sisi positif yang bisa diambil dari hasil di laga ini.
"Oke, pertama tentu dari hasil, dari goal yang terjadi, tentu kita nggak puas. Tapi kami dalam hal ini ada beberapa hal positif yang kita lakukan. Dan secara keseluruhan pun tim saya pikir nggak terlalu bermain jelek," kata Indra Sjafri.
Lanjut, ia menyebut dari gol yang tercipta untuk lawan memang ada kesalahan yang dilakukan Timnas U-22 yang tentunya dimanfaatkan oleh lawan. Mengingat secara kualitas lawan yang dihadapi kali ini yaitu Mali U-23 memang lebih baik.
"Nah memang ada kesalahan, satu goal dari set piece. Saya pikir itu bisa diatasi sebenarnya. Dan juga ada kakang yang waktu directing dia diambil sekali terus dan langsung," ucapnya
"Memang kalau kita lawan dengan lawan yang kualitas kayak Mali, kesalahan sedikit pun pasti kita akan, apa namanya, akan berdampak yang tak baik untuk kita," tuturnya.
Indra menerangkan bakal terus meningkatkan kualitas tim sebelum berlaga di SEA Games pada Desember 2025.
"Yang jelas kami dari pertandingan yang kami lakoni malam ini memang banyak hal yang harus kita perbaiki untuk menuju ke SEA Games nanti. Dan juga gak bisa dibandingkan, nanti kan kualitasnya yang kita hadapi di SEA Games kan gak seperti ini" terangnya.(*)
SUSUNAN PEMAIN
Indonesia U-22: Cahya Supriadi; Raka Cahyana, Kadek Arel, Kakang Rudianto, Frengky Missa, Ivar Jenner, Ananda Raehan, Donny Tri Pamungkas, Rahmat Arjuna, Rafael Struick, Mauro Zijlstra.
Mali U-23: Bourama Kone; Isiaka Soukouna, Eden Gassama, Sekou Doucoure, Dan Sinate, Hamidou Makalou, Boubakar Dembaga, Moulaye Haidara; Aboubacar Sidibe, Pape Niama Sissoko, Wilson Samake.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News