Untuk itu, bagi korban yang mengalami tindak kekerasan berbasis gender, bisa mengajukan pendampingan ke LBH APIK. "Layanan LBH APIK juga bisa dicari lewat google, silahkan dicari dengan keyword LBH APIK. Di sana ada pelayanan konsultasi bagi korban kekerasan," tutupnya.
Perselingkuhan Picu KDRT yang Dialami Mariama
Mariama dalam satu kesempatan mengatakan sikap kasar suaminya diawali oleh perselingkuhannya.
"Saya biasa ditampar, ditendang sampai dikata-katai (kata kasar) sama suamiku kalau marah, gara-gara kutegur teleponan dengan perempuan lain," ujar Mariama dengan logat bugis saat diwawancarai oleh portalmedia, awal pekan kemarin.
Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan
Kehadiran orang ketiga membuat Mariama harus menjalani hari-hari yang menyedihkan. Peristiwa berulang hampir tiap hari ini, membuat Mariama harus bercucuran air mata hampir setiap hari pula. Ia bahkan terlihat lebih kurus dan tak bertenaga. Perlakuan Saenal kepadanya membuat mentalnya juga hampir terganggu.
"Kadang saya gemetar kalau berhadapan atau mau tegur suamiku. Anakku juga kasihan kalau na liat ka' bertengkar dengan suamiku," lanjut Mariama masih dengan dialek khas Sulawesi Selatan.
Selang beberapa bulan, barulah terungkap perselingkuhan yang dilakukan Saenal dengan seorang tetangganya bernama Wana. Mariama mengatakan kalau perselingkuhan itu membuat orang ketiga tersebut (Wana) mengandung.
Baca Juga : DP3A Makassar Edukasi Puluhan Shelter Warga Bahas Penguatan Terhadap Korban KDRT
"Sering mi mau na gugurkan kandungannya itu perempuan. Tapi tidak bisa, makanya tambah besar perutnya," ujarnya.
Riak-riak ini membangun hegemoni sosial. Sehingga, tepat pada 17 November 2021 Saenal dan Wana bersepakat untuk kawin lari meninggalkan Mariama dan 2 orang anaknya.
"Waktu itu, tidak kutahu mi mauka bagaimana kodong. Na tinggalkan ka sama 2 anaknya, baru utang di bank puluhan juta yang harus dilunasi," kata Mariama lirih sambil menahan isak tangisnya.
Siri' na Pacce yang Hilang: Perselingkuhan Justru Dibenarkan
Baca Juga : Alumni Lintas Generasi Soroti Krisis Kepemimpinan dan Pudarnya Ruh Akademik di Unhas
Minggu, 18 September 2022, akun facebook dihebohkan dengan postingan seorang perempuan yang meminta bantuan. Dalam postingan itu, terlihat warga yang saling tuduh, berteriak dan mengata-ngatai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News