Saat dikonfirmasi, Rika pemilik akun facebook menyampaikan keluhannya tentang posisi adat istiadat yang tidak lagi dijunjung tinggi oleh masyarakat Desa Balumbungan. Siri' Na Pacce yang dulunya menjadi konstruksi sosial masyarakat bugis, kini sudah terkikis.
Saenal dan Wana kembali ke kampung halaman dengan mengantongi dukungan dari warga sekitar, terutama keluarga mereka yang membenarkan perzinahan dan perselingkuhan yang dilakukan pasangan ini.
Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat juga tak menghiraukan kejadian tersebut. Keluarga besar Mariama merasa terhina atas perlakuan masyarakat. Lalu Mariama? Ia ibarat membuka luka lama yang mengaga. Kedatangan suaminya bersama perempuan lain membuatnya merasa tersakiti.
Baca Juga : Mahasiswa Unhas Gagas "Megapolis Water Sensitive" untuk Atasi Krisis Air dan Banjir Perkotaan
"Waktu datang mereka (Saenal dan Wana) kembali ke kampung, keluarga Mariama tidak terima. Karena mereka kawin lari. Terus keluarga Mariama sama keluarga Wana bertengkar karena kedatangan Saenal dan Wana kembali ke kampung" ujar Rika yang tak lain adalah keponakan Mariama.
"Tanteku sedih sekali kasihan. Kaget ki dan menagis terus. Sebenarnya dia lapang ji mau ajak cerita baik-baik itu Wana. Tapi keluarganya Wana tidak mau. Makanya sampai bertengkar mi," beber warga Desa Barumbungan ini kepada portalmedia, Senin (19/9/2022)
Menurut pengakuan Rika, seorang ibu-ibu, saudari Mariama juga dikeroyok oleh warga sekitar atas keterlibatannya dalam melakukan pembelaan kepada saudara perempuannya, Mariama.
Baca Juga : DP3A Makassar Edukasi Puluhan Shelter Warga Bahas Penguatan Terhadap Korban KDRT
Melihat perisiwa yang begitu rumit diselesaikan secara kekeluargaan, Pihak Mariama memilih untuk melapokan kasus ini kepada pihak kepolisian dengan Laporan Polisi Nomor: LP/53/XI/2022/Sulsel/Res.Jpt/Sek.Tamalanrea dengan perkara: Menikah tanpa izin dan atau perzinahan.
Rika berharap, laporan keluarganya kepada pihak kepolisian dapat segera diproses agar Mariama bisa mendapatkan keadilan sebagai warga Indonesia yang memiliki Hak Asasi Manusia (HAM).
Sosiolog: Norma Sosial Terkikis, Nilai Siri' dalam Keluarga Hilang
Sosiolog Unhas Ramli AT memberikan tanggapannya tentang peran sosial warga dalam menerapkan budaya siri' na pacce dalam konteks rumah tangga.
Baca Juga : Alumni Lintas Generasi Soroti Krisis Kepemimpinan dan Pudarnya Ruh Akademik di Unhas
Dari kasus yang dialami oleh Mariama, ia berpendapat jika penerapan norma sosial masyarakat sudah semakin terkikis. Misalnya untuk konteks siri' na pacce.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News