0%
Selasa, 05 Mei 2026 16:51

Tingkatkan Kompetensi Lulusan, Kalla Institute Teken MoU dengan PT Tatanara Logos Strategis

Editor : Kimel
Wakil Rektor 1 Kalla Institute, Anhar Januar Malik, S.E., M.Sc dan Direktur PT Tatanara Logos Strategis, Ade Kurniawan, S.H. menandatangani nota kesepahaman (MoU) di ruang Auditorium Kalla Institute, beberapa waktu lalu.
Wakil Rektor 1 Kalla Institute, Anhar Januar Malik, S.E., M.Sc dan Direktur PT Tatanara Logos Strategis, Ade Kurniawan, S.H. menandatangani nota kesepahaman (MoU) di ruang Auditorium Kalla Institute, beberapa waktu lalu.

Kerja sama ini menjadi langkah serius Kalla Institute dalam memperluas sinergi dengan dunia usaha dan industri guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan alumni.

PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Kalla Institute resmi menjalin kerja sama dengan PT Tatanara Logos Strategis guna memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kolaborasi ini ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada penguatan  aspek hukum dalam pengembangan usaha mahasiswa dan kelembagaan.

Proses penandatanganan dilakukan oleh Wakil Rektor 1 Kalla Institute, Anhar Januar Malik, S.E., M.Sc dan Direktur PT Tatanara Logos Strategis, Ade Kurniawan, S.H, di Auditorium Kalla Institute pada akhiir April 2026.

Kerja sama ini menjadi langkah serius Kalla Institute dalam memperluas sinergi dengan dunia usaha dan industri guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan alumni.

Melalu sinergi tersebut, mahasiswa Kalla Institute mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam dunia kerja melalui program magang atau praktik kerja lapangan (PKL).

Selain itu, mahasiswa juga  mendapatkan fondasi untuk bisa menjalin kerja sama dengan berbagai mitra sesuai dengan payung hukum yang berlaku.

Anhar menjelaskan, sejak awal kampus sudah mendorong para mahasiswa untuk mengembangkan bisnisnya secara terstruktur. “Aspek legal ini menjadi hal mendasar yang wajib mereka miliki untuk bisa menjalin kerja sama profesional dengan mitra mereka nantinya,” ucapnya.

Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, baik dari sisi hard skills maupun soft skills, serta mendorong penyelarasan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Hal ini menjadi komitmen Kalla Institute dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga berorientasi pada praktik dan kebutuhan di lapangan.

Lanjut setelah penandatangan MoU, para mahasiwa langsung mendapatkan workshop dari Ade Kurniawan, bertema “Legal Awarness for Business: Pondasi Hukum Untuk Bisnis yang Aman dan Berkelanjutan”. Kali ini Ade secara khusus memberikan pemahaman kepada mahasiswa yang saat ini merintis bisnis maupun UMKM agar menjalin kerja sama dari awal secara profesional dan berbadan hukum, guna menghindari hal-hal yang tidak di inginkan kedepannya.

“Perjanjian bisnis ini penting dibahas kepada mitra untuk memperjelas batasan kesepakatan, dan bisa menjadi landasan hukum agar menghindari masalah yang bisa timbul dikemudian hari,” ucap Ade. 

Melalui workshop dan MoU ini, manfaat bisa langsung dirasakan mulai dari magang mahasiswa, pengembangan studi kasus, hingga pelaksanaan penelitian bersama (join research).

Kolaborasi ini juga membuka peluang bagi dosen Kalla Institute untuk berperan sebagai peneliti maupun konsultan dalam pengembangan inovasi di lingkungan industri.

Langkah ini mempertegas posisi Kalla Institute dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga berorientasi pada praktik lapangan.

Dengan adanya payung hukum yang jelas, mahasiswa diharapkan mampu bersaing di tingkat lokal maupun nasional dengan tata kelola bisnis yang profesional dan akuntabel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar