MAKASSAR, portalmedia.id — Pemerintah Kota Makassar secara masif bergerak membenahi wajah transportasi publik darat. Guna mengikis kesan kumuh dan semrawut, jajaran Pemkot melalui Perumda Terminal Makassar Metro melakukan penтация bertahap dan terukur di tiga gerbang transportasi utama: Terminal Regional Daya (TRD), Terminal Mallengkeri, dan Terminal Toddopuli.
Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, mengungkapkan bahwa pembenahan menyeluruh pada tahun 2026 ini difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur, penataan operasional, serta pembersihan terminal bayangan yang kerap memicu kemacetan.
"Terminal Regional Daya memiliki peran sangat strategis sebagai simpul utama angkutan AKAP dan AKDP. Namun fungsinya belum optimal karena banyaknya PO maupun armada yang menaikkan penumpang di luar area terminal," ujar Elber, Selasa (21/4/2026). Pihaknya kini telah menyiapkan sarana di dalam kawasan dan terus bersinergi dengan Dinas Perhubungan untuk ketegasan regulasi.
Sementara itu, Terminal Mallengkeri yang menjadi pusat rute selatan Sulawesi Selatan kini tampil lebih nyaman setelah perbaikan infrastruktur jalan internal guna mengantisipasi genangan air. Di kawasan ini, Pemkot juga berkolaborasi dengan Perumda Pasar Makassar untuk merelokasi aktivitas pasar bongkar muat malam hari eks Pasar Kalimbu guna memfungsikan kembali aset lahan secara produktif.
Untuk Terminal Toddopuli, konsep pengembangannya dialihkan menjadi fungsional sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) produktif yang terintegrasi. Kawasan seluas hampir satu hektare ini akan dilengkapi fasilitas publik seperti jogging track, area parkir teratur, dan zona usaha tenan, dengan potensi perluasan hingga 1,6 hektare melalui kolaborasi bersama Perumnas.
"Gambar dan desain awal pengembangan RTH Toddopuli ini sudah siap. Kami tinggal menunggu instruksi lanjutan dari Wali Kota Makassar untuk implementasi fisiknya di lapangan," pungkas Elber. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
