0%
Sabtu, 20 Juni 2026 14:00

27 Tahun Tanpa Pengerukan, Plt Dirut PDAM Makassar Pimpin Normalisasi Saluran Air Baku di Jalan Abdesir

Editor : Chale
Plt Dirut Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum (kedua dari kiri), meninjau langsung progres pengerukan saluran air baku di sepanjang Jalan Abdesir menuju Manggala, Jumat (19/06/2026).
Plt Dirut Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum (kedua dari kiri), meninjau langsung progres pengerukan saluran air baku di sepanjang Jalan Abdesir menuju Manggala, Jumat (19/06/2026).

Plt Dirut Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, memimpin normalisasi saluran air baku sepanjang 7 km di Jalan Abdesir-Manggala guna optimalkan distribusi air dan cegah banjir.

MAKASSAR, portalmedia.id — Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, melakukan peninjauan langsung terhadap proyek pengerukan saluran air baku yang membentang dari Jalan Abdullah Daeng Sirua (Abdesir) hingga kawasan Manggala, Jumat (19/06/2026). Normalisasi besar-besaran sepanjang tujuh kilometer ini dilakukan untuk memulihkan fungsi saluran yang telah mengalami pendangkalan akibat sedimentasi selama lebih dari 27 tahun.

Dalam agenda peninjauan tersebut, Andi Syahrum didampingi oleh jajaran pejabat teknis Perumda Air Minum Kota Makassar, termasuk Plt Kepala Bagian Produksi Achmad Kamil Asri, Kasie Air Baku Haskari, serta Plt Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Hasan.

Andi Syahrum menjelaskan bahwa inisiatif strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan aliran air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Panaikan. Ia menyebut bahwa akumulasi sedimen sejak tahun 1999 telah menyebabkan penyempitan saluran yang berdampak negatif pada kapasitas debit air. "Normalisasi ini bukan hanya soal pengerukan, tetapi pemulihan fungsi saluran agar kembali optimal menyalurkan air baku ke IPA Panaikan," ujarnya.

Baca Juga : Sambut IGS Diplomatic Tour 2026, UPT Losari Pastikan Kawasan Ikonik Makassar Bersih dan Nyaman

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan normalisasi ini krusial untuk menjaga kontinuitas produksi air bersih, terutama saat menghadapi musim kemarau. "Dengan berkurangnya sedimentasi, kita berharap debit air yang masuk bisa lebih stabil, terutama saat musim kemarau," tambahnya.

Selain aspek penyediaan air bersih, pengerukan ini juga diproyeksikan sebagai solusi jangka menengah untuk mitigasi risiko banjir di sepanjang Jalan Abdesir hingga Manggala. Mengingat kapasitas saluran yang sempat tergerus selama puluhan tahun, pemulihan ini diharapkan dapat menampung debit air secara optimal saat curah hujan tinggi. "Pengerukan sepanjang 7 kilometer ini diharapkan menjadi solusi jangka menengah untuk peningkatan kapasitas aliran air baku," jelasnya.

Menanggapi upaya tersebut, Andi Syahrum mengajak masyarakat sekitar untuk ikut menjaga kebersihan saluran agar tidak kembali terjadi penumpukan sampah. "Perumda Air Minum Kota Makassar terus berupaya menjaga keandalan layanan air bersih, namun kami juga sangat berharap peran serta masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan saluran ini. Kami mengimbau agar tidak membuang sampah di sepanjang saluran," tegasnya.

Baca Juga : Terdesak Stok Minyak Habis, Trump Teken 14 Poin Kesepakatan Bersejarah dengan Iran

Dukungan serupa datang dari tokoh masyarakat setempat, yakni Ketua RW yang hadir dalam peninjauan tersebut. Ia berharap normalisasi ini menjadi langkah efektif dalam menekan genangan air di kawasan permukiman. "Selama ini kalau hujan deras, sering terjadi genangan. Kami berharap setelah pengerukan ini kondisi bisa lebih baik," ungkapnya. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar