0%
Rabu, 24 Juni 2026 14:44

Tegas! Presiden Prabowo Beri Peringatan: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo

Editor : Agung
Tegas! Presiden Prabowo Beri Peringatan: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
ist

Meski tidak merinci atau menyebutkan nama-nama tokoh maupun kelompok yang dimaksud, Prabowo menyayangkan adanya praktik bayaran dalam menyuarakan aspirasi. Ia bahkan menyinggung fenomena demonstran yang sebenarnya tidak paham dengan substansi isu yang mereka suarakan di lapangan.

GORONTALO,PORTALMEDIA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan peringatan keras kepada aktor intelektual di balik aksi-aksi demonstrasi yang terjadi belakangan ini. Orang nomor satu di Indonesia itu secara blak-blakan mengaku telah mengantongi identitas dalang yang mendanai atau mengalirkan uang untuk mengerahkan massa.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani Nelayan XVII 2026 yang digelar di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

"Hati-hati loh saya kasih peringatan mereka-mereka itu, saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, gue tahu itu," ujar Prabowo di hadapan para peserta.

Meski tidak merinci atau menyebutkan nama-nama tokoh maupun kelompok yang dimaksud, Prabowo menyayangkan adanya praktik bayaran dalam menyuarakan aspirasi. Ia bahkan menyinggung fenomena demonstran yang sebenarnya tidak paham dengan substansi isu yang mereka suarakan di lapangan.

"Ditanya anak-anak demo enggak ngerti 'mau demo apa ya?' 'hm hm hm'. Kami dibayar Rp200 ribu, tapi ada," sentil Prabowo mengilustrasikan kondisi di lapangan.

Ibaratkan Indonesia Seperti Tim Sepak Bola

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga kekompakan. Ia mengibaratkan posisi Indonesia saat ini seperti sebuah tim yang tengah bertanding dalam pertandingan sepak bola di kancah internasional.

Menurutnya, ketika tim nasional sedang berjuang dan menghadapi kompetisi yang ketat dengan negara lain, seluruh masyarakat seharusnya memberikan dukungan penuh, bukan malah memperkeruh suasana dengan ejekan atau provokasi.

"Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara, harusnya bangsa ini kompak," tegasnya.

Prabowo menambahkan bahwa evaluasi dan kritik tetap diperlukan, namun harus disampaikan pada momentum yang tepat tanpa mengorbankan stabilitas nasional.

"Kalau ada yang kurang temannya, kurang tim kita lagi kurang bagus ya tetap disupport. Nanti begitu selesai pertandingan, baru dikoreksi," pungkas Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar