MAKASSAR, portalmedia.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya penguatan ekonomi sirkular melalui kolaborasi pemberdayaan masyarakat yang digagas Komunitas Berdaya Nusantara bersama RAPPO Indonesia. Langkah ini dinilai sebagai perwujudan konkret visi Makassar sebagai kota yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Program Komunitas Berdaya Nusantara untuk Pemberdayaan Perempuan di Kantor Lurah Panampu, Kecamatan Tallo, Rabu (13/5/2026).
"Ini adalah langkah nyata dari apa yang selalu kita cita-citakan bersama: Makassar yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan," ujar Munafri.
Baca Juga : BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus, Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana
Dalam kesempatan tersebut, Munafri menekankan pentingnya inovasi dalam menangani tantangan sampah plastik global. Ia memberikan apresiasi kepada kaum perempuan yang mampu mengubah limbah plastik bernilai rendah menjadi produk fesyen ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Munafri memaparkan bahwa saat ini Kota Makassar memproduksi sekitar 800 ton sampah setiap hari, dengan kapasitas pengangkutan baru mencapai 67 persen. Oleh karena itu, kolaborasi dengan pihak swasta dan masyarakat menjadi kunci optimalisasi pengelolaan sampah di masa depan.
Selain sistem sanitary landfill yang tengah disiapkan untuk menggantikan open dumping di TPA, Pemkot Makassar juga tengah memproses proyek strategis Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) dengan nilai investasi sekitar Rp3 triliun. Proyek ini ditargetkan mampu mengolah 1.000 ton sampah per hari dengan kapasitas listrik 20–25 megawatt.
Baca Juga : HUT Dekranas 2026 Sukses Digelar di Makassar, Mendagri Apresiasi Dukungan Wali Kota Munafri
Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan melalui konsep pertanian lahan sempit berbasis kompos serta budidaya maggot yang mampu mengolah sampah organik menjadi pakan ternak produktif.
"Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dapat terus diperluas demi menciptakan Kota Makassar yang lebih bersih," tutup Munafri. (red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
