PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR – Sejumlah wilayah di Indonesia diprediksi masih berpotensi diguyur hujan pada Rabu (9/9/2026), meskipun mayoritas wilayah Tanah Air saat ini sedang berada dalam puncak musim kemarau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, sepanjang Dasarian I–III September 2026, curah hujan secara umum berada pada kategori rendah hingga menengah. Kondisi kering yang masih berlanjut ini dipengaruhi oleh fenomena El Nino kategori sangat kuat di Samudra Pasifik, yang mengurangi suplai kelembapan dan keterbatasan ketersediaan uap air di atmosfer.
Kendati demikian, BMKG mencatat peluang hujan pada periode 8–14 September 2026 masih cukup bervariasi di beberapa titik.
"Walau musim kemarau masih mendominasi sebagian besar wilayah, hujan masih berpotensi terjadi di sebagian Sumatera, Kalimantan, Jawa bagian barat, serta wilayah Papua," tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Pemicu Dinamika Atmosfer
Munculnya potensi hujan lokal di tengah musim kemarau ini dipicu oleh beberapa fenomena atmosfer aktif, di antaranya:
-
Madden-Julian Oscillation (MJO): Diperkirakan aktif di kawasan Aceh dan Sumatera Utara.
-
Gelombang Kelvin: Melintasi wilayah Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.
-
Pola Perlambatan & Belokan Angin: Terbentuk di sepanjang Sumatera Utara hingga Riau, Kalimantan Barat bagian utara, Sulawesi Barat, serta Papua bagian barat hingga utara.
Faktor-faktor tersebut, ditambah dengan kondisi lokal seperti pemanasan permukaan dan topografi, memicu terbentuknya awan hujan. BMKG mengingatkan bahwa sebaran hujan bersifat tidak merata, sehingga potensi hujan lebat secara lokal tetap perlu diwaspadai.
Daftar Wilayah Berpotensi Cuaca Ekstrem (Rabu, 9 September 2026)
Wilayah Berpotensi Hujan:
-
Riau
-
Kepulauan Bangka Belitung
-
Bengkulu
-
Papua Pegunungan
Wilayah Berpotensi Angin Kencang:
-
Aceh
-
Banten
-
Jawa Timur
-
Maluku Utara
-
Sulawesi Utara
-
Papua Pegunungan
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu serta selalu memantau pembaruan informasi cuaca resmi dari BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

