0%
Selasa, 03 November 2026 12:13

Pemkot Makassar Gelar Festival Bulan Budaya, Kadisbud Patiware: Ruang Ekspresi Luas Bagi Seniman Lokal

Editor : Chale
Penampilan tari tradisional oleh peserta pelajar pada ajang Festival Bulan Budaya Kota Makassar di Anjungan Pantai Losari, Minggu (1/11/2026).
Penampilan tari tradisional oleh peserta pelajar pada ajang Festival Bulan Budaya Kota Makassar di Anjungan Pantai Losari, Minggu (1/11/2026).

Festival Bulan Budaya Makassar sukses digelar Disbud Makassar. Libatkan ratusan seniman, 400 penari pelajar, dan 38 UMKM, sedot ribuan pengunjung.

MAKASSAR, portalmedia.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Kebudayaan sukses menggelar perhelatan akbar Festival Bulan Budaya yang dipusatkan di kawasan Central Point of Indonesia (CPI) hingga Anjungan Pantai Losari, 31 Oktober – 1 November 2026.

Perhelatan tahunan ini mendapat apresiasi hangat dari para pekerja seni dan budayawan lokal, salah satunya dari musisi Dian Ekawati, lantaran dinilai sukses menghadirkan panggung berekspresi yang luas sekaligus menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Makassar, Andi Patiware, menjelaskan bahwa Festival Bulan Budaya merupakan agenda rutin dalam rangka memperingati Hari Kebudayaan Nasional setiap 17 Oktober yang dirangkaikan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar.

Baca Juga : Jaga Kelancaran Distribusi Air, PDAM dan Dinas PU Makassar Penyelarasan Pembangunan Infrastruktur

"Jadi, Festival Bulan Budaya ini event tahunan program rutin di mana dikhususkan untuk momen Hari Kebudayaan Nasional yang bertepatan juga sebagai rangkaian HUT Kota Makassar," ujar Andi Patiware, Senin (2/11/2026).

Ia menyebutkan, tingginya antusiasme para seniman tak lepas dari komitmen Pemkot Makassar yang terus membuka ruang tampil skala besar. Pada gelaran tahun ini, sebanyak 400 penari dari kalangan pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) turut ambil bagian dalam pementasan tari tradisional dan lomba seni.

Selain itu, festival juga dimeriahkan pementasan tradisi adat seperti okkio bunting dan akkorong tigi, pertunjukan musik, serta wedding showcase dengan total keterlibatan ratusan anggota sanggar seni lokal.

Baca Juga : Terima Audiensi OJK Sulselbar, PDAM Makassar Bahas Solusi Teknis dan Pasokan Air Bersih

Tidak hanya menjadi ajang pelestarian seni budaya, festival ini terbukti menjadi stimulus bagi sektor ekonomi dan pariwisata daerah. Sebanyak 38 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dilibatkan secara gratis untuk memasarkan produk unggulannya di stan (booth) pameran selama dua hari penuh.

"Ke depannya, sesuai arahan pimpinan, Festival Bulan Budaya ini akan terus dievaluasi agar memberi dampak positif yang jauh lebih besar dan berkelanjutan bagi masyarakat luas, khususnya para pelaku seni budaya," pungkas Andi Patiware. (red)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar