PORTALMEDIA.ID, BALIKPAPAN - Kalla Beton berpartisipasi dalam Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ) ke-16 yang diselenggarakan Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Kehadiran Kalla Beton menjadi momentum memperkuat jejaring dengan pemangku kepentingan sekaligus memperkenalkan kapabilitas sebagai penyedia material konstruksi, khususnya Ready Mix Concrete.
Berpengalaman sejak 1996, Kalla Beton terus menjaga mutu produk, ketepatan suplai, serta dukungan operasional untuk memenuhi kebutuhan berbagai proyek konstruksi.
Sales & Marketing Ready Mix Manager Kalla Beton, Syatir, mengatakan KRTJ ke-16 menjadi ruang strategis untuk bertukar informasi dan membuka peluang kolaborasi baru.
"Keikutsertaan Kalla Beton dalam KRTJ ke-16 menjadi kesempatan memperluas jaringan, bertukar informasi, serta memahami kebutuhan dan perkembangan industri infrastruktur. Kami berharap partisipasi ini membuka peluang kolaborasi positif sekaligus memperkuat peran Kalla Beton dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia," ujarnya.
Selain memperkuat jejaring, Kalla Beton menempatkan kesiapan produksi dan distribusi sebagai bagian penting mendukung kebutuhan proyek. Konsistensi mutu dijaga melalui proses produksi terkontrol, ketepatan komposisi, serta koordinasi pengiriman sesuai spesifikasi.
Project Leader Unit Kaltim Kalla Beton, Muh Fahrul, menegaskan kualitas produk harus berjalan beriringan dengan kesiapan operasional.
"Dalam proyek pembangunan jalan dan infrastruktur, kualitas beton harus didukung proses produksi yang terkontrol, ketepatan komposisi, serta koordinasi pengiriman yang baik. Kami terus menjaga proses produksi agar mutu beton sesuai spesifikasi yang dipersyaratkan," jelasnya.
Partisipasi pada KRTJ ke-16 juga menjadi kesempatan mengikuti perkembangan teknologi konstruksi dan memperluas sinergi dengan pelaku industri.
Tidak hanya Kalla Beton, perusahaan konstruksi di bawah manajemen KALLA seperti PT Bumi Karsa dan Kalla Aspal turut berpartisipasi sebagai bukti komitmen KALLA mendukung proyek infrastruktur nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
