PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kepolisian Sektor (Polsek) Tallo berhasil membekuk enam remaja yang merupakan terduga pelaku penyerangan ke sejumlah rumah warga di Jalan Datuk Patimang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang terjadi Selasa (4/10/2022) kemarin.
Enam remaja yang rata-rata masih berusia 15 tahun itu diamankan unit Reskrim Polsek Tallo berdasarkan hasil penyelidikan melalui sejumlah rekaman CCTV di lokasi kejadian.
Keenam pelaku yang diamankan masing-masing berinisial K, L, I, R, II, dan H. Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti balok kayu hingga batu.
Baca Juga : Empat Pemuda Dibekuk Polisi Usai Serang Santri di Maros, Diduga Dipicu Aksi Balas Dendam
Kanit Reskrim Polsek Tallo, IPTU Armin Nurdin mengatakan, sebelum menyerang rumah warga para remaja ini terlebih dahulu terlibat saling serang.
"Kami amankan ini dengan adanya peristiwa tawuran kedua belah pihak diamankan. Jadi awalnya ada kelompok melakukan penyerangan dengan membawa balok. Setelah itu kubu satu lagi melakukan penyerangan balik," jelas Armin kepada wartawan di kantornya, Rabu (5/10/2022).
Armin menyebut, masih ada sekitar puluhan pelaku lain yang masih dalam pengejaran pihaknya.
Baca Juga : Selamatkan Anak-anak, Pemerintah Bakal Buat Aturan Pembatasan Usia Main Medsos
"Kalau dari keterangan korban pelaku penyerangan sekitar 20 orang, kita masih mencari yang terlibat dalam penyerangan," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, puluhan kawanan remaja di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) secara tiba-tiba menyerang sejumlah rumah warga, aksi itu pun sempat terekam kamera pengintai atau CCTV hingga viral di Media Sosial (Medsos).
Gerombolan remaja brutal ini menyerang dengan senjata tajam busur hingga parang.
Baca Juga : Aksi Penyerangan Kelompok Pemuda Menggunakan Busur Kembali Marak
Diketahui aksi beringas itu menyasar rumah warga yang terletak di Jalan Datuk Patimang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (4/10/2022) dini hari.
"Iya jam 2 subuh, tiba-tiba datang menyerang bawa parang sama busur. Banyak orang kurang lebih 20 orang, jalan kaki ada sebagian naik motor," kata salah satu warga, Rajaluddin yang rumahnya turut diserang gerombolan pemuda tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News