Melalui beberapa program yang dihadirkan oleh Yayasan Kalla, pihaknya berharap bisa memberikan pelayanan terbaik untuk kaum minoritas di Sulawesi Selatan.
"Kami menghadirkan beberapa program penerima manfaat seperti educare, pelatihan disabilitas siap kerja, bantuan usaha mandiri. Untuk sisi humanitasnya ada vaksinasi, dan economic & social ada pembinaan disabilitas di desa binaan, serta belajar baca Alquran untuk tunanetra," jelasnya.
Belum Tersentuh Uluran Tangan
Ada yang tersentuh uluran tangan Yayasan Kalla, tak berarti ada yang tidak luput. Sebutlah salah satu penyandang tunadaksa lainnya yang penulis juga temui di Gowa. Ia adalah teman dari Takdir, namanya Amang Alleng.
Baca Juga : Berdaya Muda: Pelatihan Literasi Digital untuk Penyandang Disabilitas Usia Produktif di Makassar
Dari cerita yang penulis dapatkan, Amang, sapaan akrabnya belum pernah sekalipun tersentuh bantuan oleh instansi apapun maupun pemerintah.
Ditanyai hal tersebut, Amang menyebutkan, Ia saat ini berharap bisa dibantu kursi roda atau kaki dan tangan palsu untuk membantunya menemukan kembali harapan hidup.
"Saya belum pernah dapat bantuan dari pemerintah dan instansi. Kalau ada bantuan kursi roda atau kaki/tangan palsu saya akan sangat bersyukur. Kalau ada juga bantuan modal usaha yang bisa dibantukan ke kami, akan sangat membantu," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News