PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR Kematian RP, mahasiswi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja yang diduga melompat atau terjatuh dari lantai 6 gedung Graha Pena, Kota Makassar pada Rabu (29/6/2022), masih misterius.

Polisi juga belum bisa menyimpulkan apakah RP sengaja melompat atau murni terjatuh. Namun, sebelum jasadnya ditemukan tergeletak di area belakang gedung Graha Pena, RP mempunyai masalah dengan temannya.
Pihak kepolisian membeberkan hasil penyelidikan bahwa tragedi itu punya sangkut paut dengan masalah uang temannya yang hilang. RP dianggap malu telah mengambil uang sahabat dekatnya sendiri.
Baca Juga : Kenakan Seragam Petugas Kebersihan, Pemuda di Makassar Ditemukan Tewas Tergantung
“Beberapa hari sebelumnya atau 3 hari sebelum kejadian itu, ini korban mengambil uang seorang temannya, kan memang ini anak mereka 7 berteman dekat,” ungkap Kapolsek Panakkukang, Kompol Abdul Aziz kepada Portalmedia. Kamis (30/6/2022).
Aziz mengatakan dari keterangan rekannya, RP mengambil uang senilai Rp1 juta temannya itu. RP juga sempat ingin mengembalikan uang tersebut namun belum mampu.
RP merupakan mahasiswi Praktek Kerja Lapangan (PKL) di salah satu perusahaan di gedung tersebut. Bersama temannya dia sudah 3 bulan menjalani praktik kerja tersebut.
Baca Juga : Diduga Lakukan Teror Penagihan hingga Sebabkan Debitur Bunuh Diri, AdaKami di Sidang OJK
Sebelum kejadian, RP juga jarang muncul ke tempat indekos teman-temannya.
“Dia (korban) mau kembalikan tapi belum ada uangnya, setelah itu pengakuan (korban) itu dia sudah tidak lagi ke kosan temannya itu gabung. Tiba-tiba rekannya kaget langsung mendapatkan kabar kejadian itu,” ucap Kompol Abdul Aziz.
Hanya saja pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan apakah RP bunuh diri hanya karena itu, atau korban memang murni jatuh. Aziz mengatakan akan mendalami terus kasus ini.
Baca Juga : Polisi Mulai Periksa Saksi Siswa SMP yang Jatuh dari Lantai 8 Sekolah di Makassar
“Kita belum bisa menyimpulkan bahwa itu motifnya tapi gambaran awal seperti itu. Kita akan kaji terus. Apakah gara-gara itu saja, akhirnya dia malu. ” ujarnya.
“Kita akan mintai keterangan temannya yang lain. Itu motif sementara, kita masih terus dalami,” sambung perwira polisi berpangkat satu bunga melati itu.
Sebelumnya diberitakan, sosok jasad perempuan ditemukan di sekitar gedung Graha Pena, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (29/6/2022).
Baca Juga : Siswa Sekolah Elit di Makassar Tewas, Diduga Bunuh Diri
Perempuan tersebut diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 6 gedung. Jasad tersebut tergeletak di area akses mesin percetakan perusahaan surat kabar Fajar Grup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
