PORTALMEDIA.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Roberth Rouw klarifikasi soal momen dirinya tertawa saat terjadi gempadi Cianjur, yang terasa juga di Jakarta pada rapat dengan BMKG dan Basarnas pada Senin 21 November 2022.
Ia menuturkan, bukannya mentertawakan imbauan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati yang bersembunyi di bawah meja.
"Yang saya ketawain itu kita (anggota DPR)," kata Roberth di Jakarta, dikutip dari liputan6.com, Selasa (22/11/2022)
Baca Juga : Pemkot Makassar Tetapkan Status Siaga Cuaca, Munafri Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Roberth menegaskan, para anggota dewan termasuk dirinya tidak mengetahui bagaimana melakukan mitigasi ketika terjadi gempa.
"BMKG semua di atas, apalagi kami anggota. Kami enggak tahu, ternyata begitu ibu ketua (kepala BMKG) sampaikan, ini harus turun (sembunyi di bawah meja), saya kan bilang benar," ujarnya.
"Ternyata saya tertawa, ternyata kami ini enggak tahu. Jangankan kami anggota dewan, yang di belakang sana juga tidak ada satupun yang ikut turun," sambung Roberth.
Baca Juga : BMKG Rilis Prospek Cuaca 19-25 Desember 2025, Bibit Siklon Picu Hujan Lebat dan Angin Kencang
Ia mengapresiasi, respon cepat Kepala BMKG Dwikorita yang langsung melakukan imbauan mitigasi gempa dengan bersembunyi di bawah meja.
"Berarti ibu kepala ini betul-betul dia taat terhadap apa yang menjadi konsen di dalam. Selalu BMKG menyampaikan bagaimana tindakan-tindakan untuk menghadapi gempa," klaimnya.
Sebelumnya diberitakan, anggota parlemen DPR RI Roberth Rouw diduga membercandakan aksi gercep Kepala BMKG yang berlindung di bawah meja ketika merespons Gempa Cianjur.
Baca Juga : BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem hingga Awal 2026
"Lihat ini, harus ikut kepala BMKG. Basarnas belum ikut, BMKG langsung masuk ke bawah meja," katanya.
"BMKG bikin gempa ini," kata Roberth Rouw sambil tertawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
