PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Kesadaran orang untuk mengurangi ketergantungannya pada obat kimiawi kini semakin meningkat. Berbagai terapi pun menjadi pilihan alternatif untuk melengkapi upaya penyembuhan di dunia medis.
Hal ini pulalah yang menjadi dasar Master Terapis Fitri Yanti menghadirkan Rumah Terapi Medical Hacking, sebagai upaya kesembuhan pasien tanpa mengkonsumsi obat kimia atau berbaring di meja operasi.
Medical Hacking, merupakan rumah terapi yang berpusat di Jakarta ini membantu penyembuhan terhadap pasien dari berbagai penyakit dengan berbasis terapi.
Baca Juga : UMP 2026 Ditetapkan, DPR Dorong Keseimbangan Upah dan Produktivitas
Fitri sapaanya, yang juga merupakan CEO Medical Hacking, menjelaskan, metode penyembuhan berbasis terapi manual rasional empiris ini dihadirkan dengan menggabungkan 3 spesifikasi disiplin ilmu pengobatan Islami, yaitu: ortopedi, neurologi, dan hematologi.
"Dengan pendekatan ini diharapkan kesembuhan bisa didapat oleh pasien secara holistik dan dengan pemulihan spontan," ujar Fitri, dalam ketereangan tertulis yang diterima Portalmedia, Jumar (23/12/2022).
"Banyak orang takut untuk masuk ke rumah sakit, karena berbagai tindakan yang mungkin akan mereka alami. Di Rumah Terapi Medical Hacking kami siap membantu penyembuhan dengan gerakan-gerakan khusus yang membantu untuk pencegahan, pemulihan, dan juga kesembuhan pasien,” lanjutnya.
Baca Juga : UMK Makassar 2025 Resmi Ditetapkan Rp3,8 Juta, Naik 6,5 Persen
Fitri awalnya mempelajari biomekanikal terapi, psikoterapi, pelatihan urat syaraf dan sendi, pelatihan reposisi tulang dan otot, dan pelatihan herbal tradisional.
Fitri bahkan khusus mempelajari sejumlah terapi di Tianjin, China. Termasuk juga metode penyembuhan medis tradisional ala Tiongkok. Fitri pun menjelaskan logika terapi dengan gerakan.
“Karena dalam tubuh kita ada banyak organ tubuh yang seharusnya mereka bekerja sesuai dengan fitrahnya. Namun terkadang terjadi penyimpangan yang mengakibatkan alur kerja saraf dan pembuluh darah juga terganggu yang berdampak terhadap penurun fungsi bahkan disfungsi organ tubuh," ujarnya.
Baca Juga : Apindo Kritik Kenaikan UMP 2025 Sebesar 6,5 Persen, Sebut Bebani Pengusaha
"Itulah yang menyebabkan berbagai penyakit yang timbul,” lanjut perempuan yang kerap disapa Bunda Fitri ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News