0%
Selasa, 03 Januari 2023 15:15

Pencarian Korban Longsor di Maros Ditutup, 4 Orang Dinyatakan Hilang

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Rahma
Tim SAR Gabungan yang melakukan upaya pencarian korban tanah longsor di Kabupaten Maros, Sulsel (ist)
Tim SAR Gabungan yang melakukan upaya pencarian korban tanah longsor di Kabupaten Maros, Sulsel (ist)

Proses pencarian terhadap 4 korban tanah longsor di Maros dihentikan setelah dilakukan selama tujuh hari.

PORTAL MEDIA, ID. MAKASSAR-- Proses pencarian korban tanah longsor yang terjadi di wilayah Rompegading Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi ditutup usai pencarian selama sepekan dilakukan.

Dari informasi yang diterima, masih ada empat korban yang masih dalam proses pencarian dan kini telah dinyatakan hilang. Proses pencarian dihentikan secara resmi pada Senin (2/1/2023) siang kemarin.

"Pencarian Tim Sar Gabungan telah dioptimalkan untuk menemukan 4 korban lainnya yang dilaporkan hilang dari 6 orang yang menjadi korban tanah longsor," jelas Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi dalam keterangannya, Selasa (3/1/2023) siang.

Baca Juga : Polda Sulsel Kirim 10 Ton Ikan Kering untuk Korban Bencana di Aceh

Sebagaimana diketahui, insiden bencana alam tanah longsor melanda kawasan Rompegading Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (26/12/2022).

Adapun seluruh material longsor yang menimpa empat rumah sudah dibersihkan, namun tidak ditemukan keberadaan korban lainnya. Kuat dugaan, korban terbawa arus sungai yang tepat berada di belakang rumah lokasi terjadinya longsor.

Selama proses pencarian tim SAR Gabungan hanya mampu menemukan dua korban. Berbagai upaya telah dilakukan dengan menggunakan alat berat ekskavator untuk membersihkan sisa tanah longsor, menggali menggunakan alat manual, menyisir sungai menggunakan perahu karet hingga berjalan kaki sampai puluhan kilometer.

Baca Juga : Polda Sulsel Turunkan Anjing Pelacak K-9 Percepat Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung

Namun, hingga hari ketujuh, baru dua orang korban yang berhasil ditemukan, yakni Ilham (48) dan Rimang (80) dengan kondisi meninggal dunia. Sementara, 4 orang lainnya yakni Dilla (14), Emi (47), Adel (12), dan Cellung (2) tidak ditemukan tanda keberadaannya.

"Kendala yang terjadi di lapangan adalah kuatnya arus sungai serta kondisi cuaca di sekitar lokasi yang diguyur hujan membuat Tim Sar Gabungan harus ekstra hati-hati melakukan penggalian dan penyisiran," ucap Djunaidi

Djunaidi menyebut, sesuai amanat undang-undang yang membatasi pencarian hingga hari ketujuh, kesepakatan dan persetujuan anggota keluarga korban didampingi aparat pemerintah setempat, maka operasi pencarian dihentikan dan ditutup.

Baca Juga : Identifikasi Korban Pesawat ATR 400, Polda Sulsel Siapkan Tim DVI

"Kami menyampaikan duka cita mendalam terhadap keluarga korban yang ditimpa bencana tanah longsor. Semoga diberi kesabaran dan keikhlasan. Permohonan maaf juga kami sampaikan atas keterbatasan waktu melakukan pencarian. Terima kasih untuk seluruh unsur yang tergabung atas dedikasinya membantu pencarian," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, cuaca ekstrim yang menerjang beberapa hari terakhir di beberapa wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami bencana tanah longsor. Salah satunya juga terjadi di Kabupaten Maros mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan lima dinyatakan hilang.

Bencana kali ini menimpa Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulsel, pada Selasa (26/12/2022). Longsoran itu mengakibatkan tiga rumah warga tertimbun tanah.

Baca Juga : Perkuat Sinergi Aparat dan Warga, Wali Kota Makassar Sambut Program FKPM Ditbinmas Polda Sulsel

"Sebanyak 15 orang warga selamat, satu korban meninggal dan berhasil kita evakuasi," kata Dansat Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Heru Novianto dalam keterangannya, pada Rabu (28/12/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer