0%
Rabu, 01 Februari 2023 15:41

Klarifikasi Anak Anggota DPRD Wajo Usai Viral Aniaya Jukir : Saya Dipermalukan

Editor : Rahma
Ilustrasi/Int
Ilustrasi/Int

AS menegaskan bahwa rekaman CCTV yang beredar di dunia maya tidak utuh.

PORTALMEDIA. ID, WAJO- Anak anggota dewan Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, AS buka suara usai videonya viral saat melakukan aksi pemukulan terhadap seorang juru parkir (Jukir).Aksi pemukulan dilakukan AS lantaran merasa dipermalukan oleh jukir.

AS menegaskan bahwa rekaman CCTV yang beredar di dunia maya tidak utuh menggambarkan situasi yang sebenarnya."Jadi banyak asumsi liar yang beredar di media sosial. Jadi video itu tidak utuh seutuhnya," kata AS dikutup di CNN Indonesia, Rabu (1/2).

AS menerangkan kejadian bermula ketika ia dan istrinya akan menghadiri acara pesta pernikahan di salah satu gedung di Kabupaten Wajo. Kemudian dia mengikuti tamu undangan lainnya parkir di dekat lokasi kejadian.

Baca Juga : Cekcok Soal Aliran Air Berujung Penganiayaan di Bone, Kakak Tikam Adik dengan Badik

"Pada saat parkir, pintu kaca sebelah kiri saya diketuk oleh juru parkir. Tapi saya mengerti mungkin lahan parkirnya saya tempati parkir. Jadi saya turun dan minta tolong parkir di tempatnya," ungkapnya.

Alasan parkir di tempat juru parkir salah satu toko tersebut, kata AS karena istrinya yang sementara hamil tua sehingga ia meminta tolong untuk parkir di depan toko itu.

"Istri saya hamil besar tidak bisa jalan jauh. Kalau perlu saya kasih biaya parkir dan mungkin saya hanya naik sebentar ke atas gedung dan kembali lagi," ujarnya.

Baca Juga : Ditegur Buang Sampah Sembarangan, Pria di Gowa Tega Aniaya Tetangga

Kemudian juru parkir tersebut, kata AS, melontarkan kata-kata yang tidak menyenangkan hingga terjadi cekcok tapi ada petugas Dinas Perhubungan yang berada di lokasi langsung melerai.

"Ada petugas Dishub yang melerai saya. Tapi sebelum saya ke atas gedung, juru parkir ini meneriaki saya dalam bahasa Bugis. Kata-kata itu dalam tradisi saya dipakasiri (bikin malu)," jelasnya.

Karena kata-kata yang dilontarkan juru parkir tersebut, kata AS, dirinya pun tak menerima hal itu langsung direspon dengan memukul tukang parkir.

Baca Juga : Diberi Tumpangan, Pria di Gowa Malah Aniaya Pemilik Salon Hingga Pingsan, Harta Benda Digasak

"Saya sempat dulu ke acara pernikahan setelah itu saya kembali ke mobil dan langsung memukul tukang parkir itu," bebernya.

Meski demikian, AS mengakui kesalahannya telah menganiaya seorang juru parkir tersebut."Saya mengakui kesalahan saya dan khilaf memukul bapak jukirnya," imbuhnya.

Sementara itu, juru parkir yang menjadi korban penganiayaan, Suwardi menuturkan saat itu dirinya tengah memarkir di lokasi kejadian kemudian pelaku datang untuk menghadiri acara pernikahan.

Baca Juga : Viral! Pria Mengaku Dianiaya Oknum Polisi, Ini Faktanya

"Dia mau datang ke acara pernikahan. Dia markir pas mau masuk toko. Jadi saya arahkan untuk maju sedikit jangan sampai menghalangi mobil pelanggan yang keluar dan tidak menghalangi mobilnya," kata Suwandi.

Maksud Suwandi untuk mengarahkan mobil pelaku agar tidak saling menghalangi kendaraan pelanggan dengan kendaraan pelaku. Namun, arahan korban tidak ditanggapi dengan baik oleh pelaku sehingga terjadi cekcok.

"Kemudian dia panggil Dishub. Petugas Dishub datang tidak memberikan solusi tapi membiarkan saja untuk parkir sembarangan. Kemudian ada mobil pelanggan toko yang mogok, saya dorong mundur tapi saat saya menoleh ke belakang di situlah kejadiannya. Saya dipukul dan tendang," jelasnya.

Baca Juga : Tujuh Saksi Diperiksa Perihal Kematian Siswa SD di Makassar, Diduga Dianiaya Teman Sekolah

Akibat kejadian tersebut, Suwandi pun melaporkan AS ke pihak kepolisian dan dirinya telah diambil visumnya di rumah sakit.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer