0%
Sabtu, 25 Februari 2023 10:59

Cerita Istri Bongkar Aksi Tipu-tipu Suami Jadi Brimob Gadungan: Berawal Gaji Tak Jelas Hingga Ogah Laporkan

Penulis : Reza Rivaldi
Editor : Azis Kuba
Pria bernama Haerul (tengah) yang diamankan jajaran Polsek Tamalate dan personel Batalyon A Satbrimob Polda Sulsel (ist/reza/portalmedia)
Pria bernama Haerul (tengah) yang diamankan jajaran Polsek Tamalate dan personel Batalyon A Satbrimob Polda Sulsel (ist/reza/portalmedia)

Marniati sepertinya tidak peduli apakah suaminya terdaftar atau tidak sebagai anggota elite polisi. Dia hanya ingin tau berapa besaran gajinya.

PORTALMEDIA.ID. MAKASSAR -- Aksi tipu-tipu menjadi anggota Brimob gadungan oleh pria bernama Haerul (30) di Kota Makassar terbongkar oleh rasa penasaran sang istri. Meski belum ada pihak melaporkan trik penyamaran menyesatkan ini tapi polisi terus mendalami kasus tersebut.

Adalah Marniati, istri yang tidak menaruh curiga sedikit pun dengan status Haerul sebagai salah satu pasukan elit korps Bhayangkara yaitu Satuan Brigade Mobile (Satbrimob) di Polda Sulsel. Haerul mengaku sejak tahun 2018 silam.

Sejak menikah kurang lebih lima tahun lalu, wanita berusia 36 tahun itu pun sepertinya larut dan menikmati sandiwara yang diperankan suami.

Baca Juga : Polisi Gadungan Berpangkat Brigpol di Gowa Ditangkap Usai Peras Warga

Hampir satu lustrum berlalu, perilaku Haeral sepertinya sudah keluar dari skenario sandiwara yang dibuatnya. Gerak-gerik keanehan mulai tercium oleh Marniati. Bahkan perawakannya tidak mencerminkan lagi sebagai anggota Brimob.

Yah, Haerul tidak pernah terlihat berbaju dinas Polri dan tidak pernah masuk kantor. Penghasilan yang diterima istri pun tidak masuk akal sebagai pasukan elite. Tentu ini membuat pikiran Marniati bertanya-tanya.

Tibalah saat Marniati beraksi. Diam-diam mengambil Kartu Tanda Anggota (KTA) yang selalu diandalkan sang suami. Kartu itu menjadi modal untuk mengkroscek status dan besaran gaji Haerul di buku induk anggota Brimob di Polda Sulsel.

Baca Juga : 9 Tahun Tipu-tipu, Brimob Gadungan di Makassar Resmi Jadi Tersangka

"Awal mulanya, saya pergi cari tahu (status) suami saya di Polda, saya mau tau gajinya berapa," ucap Marniati kepada awak media dikediamannya, di Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulsel, Jumat (25/2/2023).

Saat itu Marniati melapor di pos jaga Polda Sulsel dan memberikan KTA untuk dicek. Perihal keperluannya itu membuatnya menunggu dulu selama beberapa menit. Namun setelah diperiksa nama bersangkutan tidak ditemukan.

Oleh penjaga itu, Marniati diminta untuk mendatangi langsung di Markas Batalyon C Satbrimob Polda Sulsel yang terletak di Jalan KS Tubun, Makassar.

Baca Juga : Fakta Terbaru Brimob Gadungan di Makassar; Status Ibu Bhayangkari Jadi Rebutan dengan Selingkuhan

"Setelah diperiksa, tidak ada namanya, setelah itu saya disuruh pergi ke Brimob, ke sana saya," bebernya.

Di Mako Brimob Polda KS Tubun Makassar, nama Haerul juga tidak terdaftar. Namun Marniati sepertinya tidak peduli apakah suaminya terdaftar atau tidak sebagai anggota elite polisi. Dia hanya ingin tau berapa besaran gajinya.

"Setelah diperiksa, petugas bilang tidak ada terdaftar di sini namanya suamiku. Jadi saya cuma mau tanyakan apakah di sini memang suamiku kerja?, berapa gajinya, itu saja pak?," kata Marniati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar