Heru mengatakan, Haerul dengan mudah mendapatkan KTP berstatus polisi karena berhasil mengelabui kepala dusun (Kadus) di Dusun Leko'boddong, Kecamatan Barombong, Gowa. Caranya dengan mempelihatkan KTA Polri bodong itu.
"Di situ dia minta rekomendasi dari salah kepala dusun untuk membuat KTP. Karena Kadus ini melihat KTA (Polri) akhirnya kemudian direkomendasikanlah membuat KTP dari situlah mulai muncul KTP dia sebagai anggota Polri, disitu dia bikin SIM A dan SIM C," ucap Heru.
Heru mengakui bila hingga saat ini belum memang ada Laporan Polisi (LP) yang mengadukan Haerul. Namun, atas kelakuannya itu petugas tetap melakukan pendalaman.
Baca Juga : Polisi Gadungan Berpangkat Brigpol di Gowa Ditangkap Usai Peras Warga
"Sampai saat ini memang belum ada laporan polisinya dari korban yang merasa dirugikan, tapi tetap dilakukan penyelidikan," tukasnya.
Diberitakan sebelumnya, Haerul, pria yang mengaku sebagai anggota elit kepolisian dari Batalyon A Satbrimob Polda Sulsel telah diamankan di Mapolsek Tamalate.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News