Ingin Tahu Gaji Tapi Membongkar aksi Tipu-tipu Suami
Kedatangan dan kepentingan Marniati ke Mako Brimob Polda KS Tubun Makassar, justru membuat petugas di sana curiga. Akhirnya mereka berkoordinasi dengan tim Intelmob Polda Sulsel untuk mengecek KTA Haerul yang tertera dengan pangkat Brigadir Satu (Briptu).
Sementara Marniati heran dengan aksi beberapa personel Brimob yang detail memeriksa KTA suaminya hingga memfotonya bolak-balik. Padahal niatnya datang ke kantor itu hanya ingin tahu gaji Haerul.
"Tapi polisi yang lain memfoto-foto (KTA), saya tidak lebih, saya tidak mau melaporkan (Haerul) saya cuma mau tau kerjanya dan berapa gajinya. Saya juga tidak pernah bilang saya ditipu," ucapnya.
Baca Juga : Polisi Gadungan Berpangkat Brigpol di Gowa Ditangkap Usai Peras Warga
Dia mengaku setelah menikah dirinya memang tidak pernah bertanya secara rinci soal peran dan tugas suaminya. Tapi kalau ingin keluar rumah, dia selalu bertanya tujuannya ke mana dan suami menjawab ke kantor untuk absen.
"Selama sama saya, tidak pernah saya bertanya soal pekerjaannya, cuma kalau saya tanya mau ke mana, dia (Haerul) menjawab setor muka di Polda, itu saja," ucap Marniati
Palsukan KTA Hingga Bohongi Kepala Dusun
Pemeriksaan mendalam terus dilakukan jajaran kepolisian, hasilnya KTA milik Haerul ternyata dibuat dengan cara di-scan semirip mungkin dengan KTA Polri asli.
Baca Juga : 9 Tahun Tipu-tipu, Brimob Gadungan di Makassar Resmi Jadi Tersangka
"KTA itu dilakukan dengan cara discan kemudian dilaminating sehingga terlihat seperti KTA asli," kata Dansat Brimob Polda Sulsel, Heru Novianto kepada awak media, Jumat (24/2/2023).
Untul lebih meyakinkan lagi sebagai anggota polisi, Haerul membuat indentitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) baru yang mana di situ tertera statusnya sebagai Polri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News