0%
Kamis, 21 Juli 2022 11:14

Kirim Wartawan Menyusup ke Makkah, Channel 13 Israel Disebut Tidak Hormati Islam

Editor : Azis Kuba
Jurnalis masuk di daerah terlarang bagi non muslim di Arab Saudi.
Jurnalis masuk di daerah terlarang bagi non muslim di Arab Saudi.

Reporter Israel memasuki kota suci Muslim Makkah dan merekam tanpa rasa malu. Itu seperti memasuki sinagoga dan membaca Taurat. Channel 13 tidak menghormati Islam

“Orang-orang mulia Makkah dan ulama besar seperti [ulama Islam yang ditahan] Dr Musa al-Sharif berada di penjara Saudi, tetapi seorang Yahudi Zionis berkeliaran di Makkah,” tulis seorang pengguna media sosial dalam platform Twitter.

Adapun kunjungan rahasia itu dikutuk oleh suara-suara pro-Israel, termasuk blogger Saudi Mohammed Saud. Muhammed Saud telah mengunjungi Israel dan mendukung normalisasi antara Tel Aviv dan negara-negara Arab.

“Teman-teman terkasih di Israel, salah satu reporter Anda memasuki kota suci Muslim Makkah dan merekam tanpa rasa malu. Itu seperti saya memasuki sinagoga dan membaca Taurat. Malu pada Anda Channel 13, Anda seharusnya malu tidak menghormati Islam seperti itu,” kata Saud dalam unggahan videonya berbahasa Ibrani yang fasih.

Baca Juga : Hotel-hotel di Makkah Full 100 Persen, Peningkatan Signifikan Sejak Pandemi

Beberapa orang Israel juga mengkritik aksi yang dilakukan Tamari. Mereka menyebut perilaku ini sebagai hal yang "menjijikkan" dan meminta Israel untuk menyerahkannya kepada pihak berwenang Saudi.

Atas kecaman yang ada, Channel 13 menyampaikan permintaan maaf jika ada pihak yang merasa tersinggung. Tetapi, mereka memilih tetap mempertahankan siaran yang telah dilakukan.

“Kunjungan editor berita dunia kami Gil Tamari ke Makkah adalah pencapaian jurnalistik yang penting, yang tidak dimaksudkan untuk menyinggung umat Islam,” kata mereka dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga : Kemenag Sulsel Angkat Bicara soal Vonis WNI Pangkep yang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual saat Umrah

“Kami mohon maaf jika ada yang tersinggung. Untuk memperjelas, rasa ingin tahu jurnalistik adalah jiwa dari profesi jurnalis. Prinsip-prinsip jurnalisme berakar dalam menjangkau lokasi mana pun dan mendokumentasikan peristiwa secara langsung," lanjut mereka.

Di sisi lain, Tamari telah menyampaikan permintaan maaf di media sosial miliknya. Ia menyatakan tujuan dari video tersebut adalah untuk menunjukkan pentingnya Makkah dan keindahannya.

“Keingintahuan adalah jantung dan pusat jurnalisme, dan jenis jurnalistik dari tangan pertama inilah yang membedakan jurnalisme yang baik dari jurnalisme yang hebat,” klaimnya.

Baca Juga : Cuaca Buruk, Arab Saudi Siapkan Rencana Darurat Tanggulangi Hujan di Masjidil Haram

Adapun kunjungan yang ia lakukan tersebut mengikuti perjalanan pertama Biden ke Timur Tengah sebagai presiden, di mana sebelumnya ia mengunjungi Israel, wilayah pendudukan dan Arab Saudi. Dia menjadi pemimpin AS pertama yang terbang langsung dari Tel Aviv ke kota Jeddah, Saudi.

Biden mengatakan pemerintahannya sedang bekerja untuk memperdalam dan memperluas normalisasi Israel dengan negara-negara Arab. Hal ini dilakukan setelah administrasi Donald Trump menengahi perjanjian normalisasi antara Israel dan empat negara Arab, yaitu Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko.

Meskipun Riyadh tidak secara resmi mengakui Israel, hubungan antara kedua negara telah membaik dalam beberapa tahun terakhir dan diplomasi sering dilakukan secara rahasia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar