PORTALMEDIA.ID, JENEPONTO - Dua Inovasi pelayanan publik kembali unjuk gigi di ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP), di Four Point Hotel Makassar, Selasa, (7/3/2023).
Rangkaian Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tahun 2023 yang digelar oleh Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) telah memasuki babak baru.
Hal ini ditandai dengan diumumkannya Top 50 Inovasi Pelayanan Publik yang kemudian dilanjutkan pada penilaian tahap presentasi dan wawancara. Pada kesempatan ini Kabupaten Jeneponto menayangkan dua inovasi revolusioner sekaligus.
Baca Juga : Bupati Iksan Serahkan SK Pengangkatan 264 PPPK Guru di Jeneponto
Kedua inovasi pelayanan publik yang berhasil tayang pada top 50 yakni Sapa Masyarakat Sekitar (SMS) dan Transportation Smart.
Sapa Masyarakat Sekitar (SMS) sendiri merupakan inovasi layanan yang diinisiasi oleh inovator DR. Suhaedir Bahtiar kepala UPT SMPN 2 Rumbia yang didukung oleh Dinas Pendidikan dengan tujuan menekan angka putus sekolah pada lokus binaan Desa Tompobulu, Kecamatan Rumbia.
Sedangkan inovasi revolusioner lainnya yakni Transportation Smart yang digagas langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Jeneponto Aspamuji.
Baca Juga : Bupati Jeneponto Pusatkan Pelaksanaan Salat Ied 1444 H di Lapangan Pastur
Pemandangan menarik saat Sekda Jeneponto Arifin Nur memasuki ruangan presentasi, hal itu diakui oleh para panelis bahwa Jeneponto menjadi satu-satunya Kabupaten yang dihadiri langsung Sekretaris Daerah.
"Terimakasih kepada bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto telah berkenang hadir, hal ini merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah terhadap inovasi," kata salah seorang panelis.
Menurut Arifin Nur, setiap inovasi putra daerah wajib mendapatkan support syistem dari pemerintah.
Baca Juga : Pemda Tak Punya Uang, TPP ASN Jeneponto yang Nunggak 4 Bulan Hanya Mampu Dibayar Sebulan
Sebab, pembinaan inovasi pelayanan publik harus berfokus dalam penciptaan, pengembangan, dan pelembagaan. Dengan cara dijaga, diwadahi, serta hasilnya perlu diukur untuk mengetahui kebermanfaatan inovasi bagi instansi dan masyarakat itu sendiri.
"Insya allah setiap inovasi yang hadir hari ini dapat memberikan dampak sosial dimasa-masa yang akan datang," ucapnya.
Ia juga menambahkan agar inovasi yang digagas oleh para inovator dapat direplikasi secara luas. Hal ini dikarenakan isu pelayanan publik bersifat umum serta berlaku sama di banyak wilayah dan instansi lainnya.
Baca Juga : Antisipasi Kenaikan Harga Jelang Ramadan, Pemkab Jeneponto Bakal Gelar Pasar Murah
"Inovasi pelayanan publik ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah dan instansi lain yang memiliki permasalahan sama," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News