0%
Jumat, 22 Juli 2022 12:01

Bupati hingga Guru di Soppeng Dukung IKM : Kurikulum yang Memuliakan Anak

Editor : Rahma
Kunjungan kerja pimpinan Kemendikbudristek di Soppeng yang dilaksanakan oleh Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPMPV KPTK) Kemendikbudristek (Kamis, 21 Juli 2022)/IST
Kunjungan kerja pimpinan Kemendikbudristek di Soppeng yang dilaksanakan oleh Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPMPV KPTK) Kemendikbudristek (Kamis, 21 Juli 2022)/IST

Kurikulum Merdeka solusi dalam pembelajar di kelas.

PORTALMEDIA. ID, MAKASSAR- Bupati Soppeng, Kaswadi Razak, mendukung penuh Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) khususnya di Kabupaten Soppeng.

Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja pimpinan Kemendikbudristek di Soppeng yang dilaksanakan oleh Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPMPV KPTK) Kemendikbudristek (Kamis, 21 Juli 2022). "Kalau soal pendidikan, kami dukung 1000 persen", ujar bupati kelahiran 1 Februari 55 tahun silam.

Sementara itu, kepala BPPMPV KPTK, Andi Rusdi, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dari kunjungan kerja tersebut adalah untuk mengawal, dan mendampingi sekolah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, memperkuat sinergi dan dukungan pemda kepada sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

Baca Juga : Temui Bupati Soppeng, Ketua DPW PKS Sulsel Berguru Kepemimpinan

Andi Rusdi juga mengajak guru dan kepala sekolah untuk memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan wawancara dengan satuan pendidikan terkait IKM.

Salah seorang guru dari SD Negeri 7 Salotungo mengatakan, Kurikulum Merdeka merupakan solusi yang tepat untuk kita lakukan dalam pembelajar di dalam kelas. Di mana, pada Kurikulum Merdeka siswa diberikan kebebasan, kemudian sesuai dengan bakat dan minatnya.

Sementara itu, Fatmawati, Kepala SMA Negeri 5 Soppeng, menilai salah satu yang menarik dari IKM adalah memuliakan hak anak. "Kami menjadikan kurikulum ini sebagai pedoman di dalam mengimplementasikan pembelajaran regulernya, pembelajaran P5nya, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasilanya, dan seluruh kegiatan intra dan ekstrakurikuler di SMA Negeri 5 Soppeng”, jelasnya.

Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Sulsel Edukasi Siswa SMP Islam Athirah Bukit Baruga Tentang Demokrasi

Sebagaimana diketahui, Kurikulum Merdeka diluncurkan Mendikburistek pada Februari 2022 lalu sebagai salah satu program Merdeka Belajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kurikulum Merdeka berfokus pada materi yang esensial dan pada pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila. IKM secara mandiri secara lebih luas akan dimulai pada tahun ajaran 2022 ini.

SK Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Nomor 044/H/KR/2022 tanggal 12 Juli 2022 menetapkan lebih dari 140 ribu satuan pendidikan yang menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun ajaran 2022/2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer