PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR -- DPD II Golkar Makassar menargetkan perolehan 10 kursi di DPRD Makassar pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar Makassar, Abdul Wahab Tahir mengungkapkan, untuk mencapai target tersebut mesin organisasi sudah dipanaskan jauh hari sebelumnya dengan gencarnya konsolidasi.
Namun menurut Pengamat Politik dari Universitas Hasanuddin, Ali Armunanto, partai berlambang pohon beringin rindang itu sedang dirundung masalah internal yang bisa saja mengganggu mesin pergerakan.
Baca Juga : Pemulihan Gedung DPRD Makassar Dimulai
Ia pun meminta agar para kader di bawah kepemimpinan Taufan Pawe di tingkat provinsi dan Munafri Arifuddin (Appi) untuk solid dulu. Ali melihat ada faksi-faksi di antara mereka yang harus dicairkan dulu.
"Saya rasa yang pertama, Golkar itu soliditas organisasinya di bawah kepemimpinan Appi dan Taupan Pawe harus disatukan dulu. Organisasi ini sedang meradang. Maksudnya, ada banyak masalah internal yan harus diselesaikan," ucapnya kepada portalmedia.id, Selasa (14/3/2023).
Bukan cuma itu, Ali juga menyoroti soal sistem rekrutmen para calon legislatif saat ini yang dianggapnya kurang profesional. Sebab menurutnya Golkar punya sistem yang ketat sebelum menetapkan para bakal calon legislator.
Baca Juga : Erick Horas Sebut Pilket RT/RW Jadi Contoh Demokrasi Akar Rumput
"Bukan karena (berdasarkan) keluarga misalnya langsung boleh jadi caleg tanpa melalui proses kaderisasi. Tapi betul-betul disaring orang ini. Karena kita tau sebelumnya, citra partai Golkar ini adalah partai profesional. Untuk menjadi caleg itu, harus melalui proses kaderisasi yang ketat," terang Ali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News