PORTALEMDIA.ID,MAKASSAR- Seorang karyawan swasta berinisial VE (22) di Makassar mengalami nasib naas. Ia harus dirawat di Rumah Sakit (RS) usai diserang pria misterius dengan parang saat berkendara bersama sang kekasih.

Peristiwa naas yang dialami VE itu terjadi di bilangan Jalan Inspeksi Kanal Puri Taman Sari, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulsel, pada Rabu (7/6/2023), sekitar pukul 00:00 Wita, malam.
Menurut informasi, saat itu VE baru saja pulang dari tempatnya bekerja. Ia pun melintas di kawasan sepi tersebut berboncengan dengan sang kekasih.
Baca Juga : Tiga Begal di Makassar Ditangkap, Uang Hasil Kejahatan Digunakan Beli Sabu
Namun, tanpa disadari korban VE berpapasan dengan pengendara motor lain dari arah berlawanan. Tanpa aba-aba dua orang misterius itu langsung menyabetkan senjata tajam jenis parang ke bagian kaki VE.
Korban dan sang kekasih pun sempat terjatuh usai diserang orang misterius itu. Hingga kini aparat kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan.
Kapolsek Manggala Kompol Syamsuardi mengatakan, aksi penyerangan brutal itu dipastikan bukanlah aksi tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau begal.
Baca Juga : Empat Pemuda Dibekuk Polisi Usai Serang Santri di Maros, Diduga Dipicu Aksi Balas Dendam
"Jadi bukan dibegal. Tapi belum diketahui motifnya karna dia (pelaku) boncengan juga. Korban boncengan dengan pacarnya terus dia dari arah Selatan ke Utara, mau pulang ke rumahnya di daerah Antang," kata Syamsuardi, Kamis(08/06/2023).
Kata Syamsuardi, saat berpapasan pelaku langsung mengayunkan parang ke arah kaki korban. Korban pun sempat terpental jatuh lantaran kaget diserang oleh orang misterius tersebut.
"Kemudian berpapasan dengan motor (pelaku) arah utara ke Selatan, (korban) selatan ke utara, secara tiba-tiba dia (pelaku) ini langsung ayungkan parangnya ke korban kena kakinya," ucapnya
Baca Juga : Wanita di Parepare Jadi Sasaran Begal di Siang Hari, Polisi Selidiki
Perwira polisi berpangkat satu bunga melati itu menjelaskan, aksi penyerangan ini disebut bukan begal lantaran barang berharga korban tidak ada yang hilang atau diambil pelaku.
"Tidak ada barangnya hilang, itulah saya bilang (bukan begal) karna kita tahu kalau begal pasti diambil barangnya atau motornya dilarikan. Kalau begal pasti diambil barangnya, ini tidak," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News