0%
Rabu, 19 Juli 2023 10:03

BMKG Ingatkan Potensi Banjir di Tengah Ancaman Kekeringan El Nino

Editor : Rahma
Ilustrasi/Int
Ilustrasi/Int

Potensi banjir hingga tanah longsor di Indonesia perlu diwanti-wanti

PORTALMEDIA.ID, JAKARTA- Potensi banjir hingga tanah longsor di Indonesia perlu diwanti-wanti di tengah kondisi kekeringan imbas El Nino.

Antisipasi dini bencana banjir dan tanah longsor itu disampaikan langsung pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala BMKG Dwikorta Karnawati menjelaskan masih ada daerah yang berpotensi mengalami bencana hidrometereologi basah di antaranya seperti banjir, banjir bandang, maupun tanah longsor.

Baca Juga : Pemkot Makassar Tetapkan Status Siaga Cuaca, Munafri Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Menurutnya, kondisi itu dapat terjadi lantaran Indonesia dipengaruhi oleh dua samudera beserta topografinya. Ia menambahkan kemunculan El Nino diprediksi mencapai puncaknya pada Agustus-September 2023.

"Masih tetap ada kemungkinan satu wilayah mengalami kekeringan, tetangganya mengalami banjir atau bencana hidrometeorologi basah," kata Dwikorita di Istana Negara, dikutip di CNN Indonesia, Rabu (19/7/2023).

Dwikorita meminta agar pemerintah dan masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, mengatur tata kelola air, beradaptasi terhadap pola tanam, serta terus memantau perkembangan cuaca dan iklim yang sangat dinamis dari waktu ke waktu.

Baca Juga : BMKG Rilis Prospek Cuaca 19-25 Desember 2025, Bibit Siklon Picu Hujan Lebat dan Angin Kencang

Lebih lanjut, Dwikorita menjelaskan Indonesia akan masuk pada fase kemarau kering akibat kemunculan El Nino dan Indian Ocean Dipole. Ia menjelaskan El Nino berada pada kondisi netral pada Maret-April. Hal ini menunjukkan El Nino yang akan muncul 100 persen positif di Indonesia.

Dwikorita meminta agar pemerintah dan masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, mengatur tata kelola air, beradaptasi terhadap pola tanam, serta terus memantau perkembangan cuaca dan iklim yang sangat dinamis dari waktu ke waktu.

Baca Juga : BMKG Rilis Prospek Cuaca 19-25 Desember 2025, Bibit Siklon Picu Hujan Lebat dan Angin Kencang

Lebih lanjut, Dwikorita menjelaskan Indonesia akan masuk pada fase kemarau kering akibat kemunculan El Nino dan Indian Ocean Dipole. Ia menjelaskan El Nino berada pada kondisi netral pada Maret-April. Hal ini menunjukkan El Nino yang akan muncul 100 persen positif di Indonesia.

Baca Juga : BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem hingga Awal 2026

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Redaksi Portal Media menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@portalmedia.id atau Whatsapp 081395951236. Pastikan Anda mengirimkan foto sesuai isi laporan yang dikirimkan dalam bentuk landscape
Berikan Komentar
Populer