Uang yang tidak diketahui pasti jumlahnya itu dikembalikan pihak keluarga saat pertemuan dalam rangka mediasi antara keluarga dan pihak RS itu digelar di ruang rapat lantai 5 RS DR Wahidin Sudirohusodo Makassar.
"Saya tidak mengharapkan uang, kayak seperti nyawa bisa dibeli tidak enak rasanya. Jadi saya kembalikan. Yang datang juga ke rumah membawa uang ini setelah pergi lalu menghungi kami tentang nominal uang," ungkap Kakek Danendra, Mansyur.
Kecewa Pihak RS Tak Hadiri Pemakaman Danendra
"Dari kemarin kita ke sini, tapi tidak ada yang bisa ditemui. Kami mungkin akan lebih enak kalau langsung Dirut ke rumah. Kurang enak juga kalau diwakili, tidak enak ke keluarga," kata Syahrir Akbar salah seorang keluarga korban.
Baca Juga : RS Labuan Baji Dinilai Tak Punya Iktikad Baik, Ortu Bayi Siap Tempuh Jalur Hukum
Syahrir mengaku, pihak keluarga besar sangat mengharapkan kedatangan pihak direksi rumah sakit ke rumah duka. Sementara tak ada satupun dari pihak RS yang mewakili.
Berakhir Damai
Pertemuan tersebut meski diwarnai dengan ungkapan rasa kecewa, dan pengembalian uang, namun pihak keluarga memilih untuk mengakhiri kasus tersebut dengan damai, dengan catatan tetap akan melihat perkembangan dari Ibu Danendra nantinya, apakah akan memperpanjang dengan membawa kasus ini ke ranah humum.
"Terkait rencana kasus ini bakal dibawa ke ranah hukum, pihak keluarga sementara menunggu kondisi ibu Danendra membaik. Kita tunggu ibu Danendra membaik dulu," kata Syahrir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News