Transformasi Digital Membuat Pengguna QRIS Semakin Meningkat
Causa Iman Karana, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) turut mendukung penerapan transaksi digital di Sulsel khususnya Kota Makassar. BI telah memprakirakan transaksi dan penggunaan QRIS di Sulsel akan terus tumbuh positif. Mengingat QRIS membawa banyak manfaat.
"Sebagai contoh, bagi pedagang atau pelaku UMKM, penggunaan QRIS dapat meningkatkan penjualan dan menyediakan alternatif metode pembayaran bagi pembeli, apalagi mengingat tren pembayaran non tunai konsumen yang meningkat," ucapnya.
Baca Juga : Produktivitas Fantastis, BI Panen Perdana Padi Gamagora 7 di Maros
Lebih lanjut, baik bagi pedagang maupun pembeli, pembayaran secara non tunai juga memitigasi risiko pencurian dan uang palsu. Semua ini sejalan dengan semangat Bank Indonesia dalam mewujudkan pembayaran yang CeMuMuAH (Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal).
Jika ditelisik dari sistem implementasinya, QRIS di Sulsel telah berjalan dengan baik dan terus tumbuh positif. Pertumbuhan merchant yang menggunakan QRIS di Sulsel konsisten tinggi, meski dengan tren yang melandai. Per 13 Oktober 2023, jumlah merchant yang telah menggunakan QRIS mencapai 907,24 ribu merchant atau tumbuh 23,67% (yoy).
Berdasarkan kategori usaha merchant, pengguna QRIS masih didominasi oleh kategori Usaha Kecil dan Mikro (UKM) dengan pangsa total sebesar 81,4% atau sebanyak 738.382 per 13 Oktober 2023. Penambahan pengguna baru QRIS secara bulanan pada September 2023 tercatat sebanyak 58,28 ribu pengguna, sehingga akumulasi penambahan pengguna baru QRIS selama Januari-September 2023 tercatat sebanyak 416,15 ribu atau telah mencapai 75,96% dari target pengguna baru QRIS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News