Transformasi Digital Arahkan Perbankan Edukasi Pedagang
Untuk membangun kepercayaan pedagang pasar dalam menerapkan sistem pembayaran digital, bukan hanya pemerintah yang turut andil mensosialisasikan. Pihak perbankan juga berperan penting dalam pemberian edukasi kepada pedagang pasar tradisional yang ada di Makassar.
Menurut Satya Wicaksana Officer Retail Payment & Merchant Department Regional BRI Makassar, pihaknya senantiasa memberikan pendampingan kepada pedagang pasar untuk melakukan transaksi lewat QRIS. Melalui program 'Tawuran', para mantri yang diutus oleh pihak BRI bertugas untuk mengunjungi pedagang pasar dan memastikan barcode QRIS terpasang di setiap kios atau toko.
Baca Juga : Produktivitas Fantastis, BI Panen Perdana Padi Gamagora 7 di Maros
"Dengan demikian, barcode yang terpasang, akan dengan mudah dikenali oleh pengunjung untuk memilih opsi pembayaran melalui digital," terangnya.
Selain itu, QRIS juga dilengkapi dengan sms notification sehingga setiap transaksi yang berhasil dilakukan, pasti akan masuk melalui sms ke nomor kontak pedagang.
"Strategi itulah yang kami bangun untuk membangun kepercayaan dan menepis kekhawatiran pedagang bahwa transaksinya tidak akan masuk jika bertransaksi lewat digital. Pun dengan penggunaan QRIS amat sangat membantu untuk mengurangi uang kembali," jelasnya.
Baca Juga : Gerak Cepat Pemkot Makassar, Resmi Berlakukan QRIS di Pasar, Terminal dan PDAM
Dalam jangka waktu dekat kata Satyam pihaknya akan membuat program untuk pedagang pasar yang menggunakan QRIS. Dengan program rutin yang dihadirkan BRI, pedagang pasar akan merasa nyaman dan terbiasa dalam menggunakan QRIS.
Dengan demikian, BRI telah menargetkan jangka waktu 2 sampai 3 tahun ke depan, penerapan transaksi digital melalui QRIS dapat berjalan efektif sehingga program mendigitalisasikan pasar dapat terwujud.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News