PORTALMEDIA.ID, MAKASSAR - Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham, mendesak Dinas Pendidikan Kota Makassar segera mengambil langkah cepat untuk memperbaiki sistem pendaftaran online Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP yang mengalami gangguan serius pada hari pertama pembukaan, Senin (30/6/2025).
Desakan ini muncul setelah DPRD menerima banyak laporan dari masyarakat yang mengeluhkan sulitnya mengakses situs pendaftaran. Sejumlah orang tua murid dilaporkan tidak dapat masuk ke sistem akibat server yang lambat hingga tidak merespons sama sekali.
“Kami menerima banyak aduan dari masyarakat sejak pagi tadi. Usai rapat paripurna, kami langsung memanggil Kepala Dinas Pendidikan untuk meminta penjelasan dan mencari solusi atas persoalan ini,” ujar Ari.
Baca Juga : Pemulihan Gedung DPRD Makassar Dimulai
Menurutnya, gangguan pada sistem pendaftaran kemungkinan besar disebabkan oleh tingginya lonjakan akses masyarakat secara serentak pada hari pertama. Namun, ia menilai kondisi ini seharusnya sudah bisa diantisipasi sejak awal.
“Antusiasme masyarakat memang tinggi, itu sudah bisa diprediksi. Tapi justru karena itu, sistem digital harus disiapkan dengan baik agar mampu menampung traffic yang besar,” tegasnya.
Ari menyampaikan bahwa permasalahan ini juga telah dibahas secara teknis bersama Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar.
Baca Juga : Erick Horas Sebut Pilket RT/RW Jadi Contoh Demokrasi Akar Rumput
DPRD mendesak agar Kominfo dilibatkan aktif dalam proses perbaikan dan penguatan sistem digital agar permasalahan serupa tak kembali terjadi.
“Kami sudah minta agar perbaikannya dilakukan hari ini juga. Pemerintah kota harus segera turun tangan,” jelasnya.
Selain itu, Komisi D DPRD Makassar juga meminta Dinas Pendidikan mempertimbangkan opsi perpanjangan masa pendaftaran, jika gangguan masih belum tertangani dalam waktu dekat.
Baca Juga : Prihatin dengan Kondisi Guru, Andi Tenri Uji Sosialisasikan Perda No.05 Tahun 2022
“Kalau sistem belum stabil dalam beberapa hari, kami harap masa pendaftaran diperpanjang. Jangan sampai hak anak untuk sekolah terganggu hanya karena kendala teknis,” tambahnya.
Diketahui, sejak dini hari banyak orang tua murid sudah mencoba mengakses situs pendaftaran tanpa hasil. Beberapa dari mereka bahkan mengaku sudah berjam-jam menunggu sistem merespons, namun selalu gagal karena server error atau tidak bisa diakses sama sekali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News